Soal Pembangunan Double Track, Andi Surya Minta Warga Pinggir Rel Pertahankan Haknya


ANGGOTA DPD Andi Surya saat kunker ke wilayah bantaran rel kereta api di Kampung Banjar Ratu, Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah, Rabu, 24/10/2018. | dok. Andi Surya

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Anggota DPD RI Andi Surya kunjungan kerja (kunker) ke wilayah bantaran rel kereta api di Kampung Banjar Ratu, Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah, Rabu, 24/10/2018. Dalam kunker tersebut, dia meminta warga yang tinggal di pinggir rel untuk tetap mempertahankan haknya. Hal ini terkait rencana pembangunan double track (rel ganda) oleh PT Kereta Api Indonesia (PT KAI).

“Oleh karena itu, dalam rencana PT KAI membangun double track guna kepentingan angkut batu bara sepanjang Way Kanan hingga Natar Lampung Selatan, agar warga pinggir rel dapat mempertahankan hak-haknya sesuai undang-undang yang berlaku,” kata Andi melalui keterangan tertulisnya, Kamis, 25/10/2018.

Politikus Hanura itu mengatakan, grondkaart bukan alas hak sebagaimana klaim PT KAI. Grondkaart cuma peta Belanda yang keberadaannya diragukan keasliannya. Tidak terdaftar dalam proses konversi hak-hak barat secara nasional sesuai UU Pokok Agraria. Selain itu, wilayah kerja PT KAI hanya enam meter kiri dan kanan rel sesuai UU 23/2017 tentang Perkeretaapian.

“Jadi, masyarakat bantaran rel tidak usah khawatir terhadap rencana pengembangan double track. Selain dilindungi PP 62/2018, grondkaart yang selama ini digadang-gadang PT KAI bukan merupakan dokumen yang absah,” ujarnya.

Selain memberi informasi terkait perkembangan status yuridis lahan grondkaart, Andi juga membagikan dokumen hasil rapat dengan kementerian terkait hak-hak rakyat bantaran rel. Sekaligus memberi bantuan beasiswa pendidikan tinggi kepada warga kurang mampu yang putra-putrinya ingin melanjutkan studi hingga sarjana.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Foto-Foto Masyarakat Pulau Sebesi Lampung Selatan di Pengungsian

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Usai bencana tsunami Selat Sunda pada Sabtu malam, 22/12/2018, ratusan warga …