Soal Drainase IPLT Bakung, Walhi Nilai Pembuangan Limbah Tinja ke Tanah Bukan Solusi


LIMBAH tinja dibuang ke galian tanah di TPA Bakung, Bandar Lampung, Selasa, 23/10/2018. | Rudi Virgo/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Lampung menyatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mesti memiliki solusi jangka pendek terkait limbah tinja. Sebab, pembuangan limbah tinja ke galian tanah di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung karena pembangunan drainase Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) dinilai bukan solusi.

“Justru itu tidak memberikan solusi. Solusi jangka pendeknya itu harus ada penanganan. Yang pasti solusinya tidak merugikan warga setempat. Bila upaya mereka seperti itu, tetap harus ditanggulangi,” kata Direktur Eksekutif Walhi Lampung Hendrawan kepada duajurai.co via telepon, Rabu, 24/10/2018.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Sebab, akan merugikan warga setempat, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kerugian dimaksud berupa pencemaran tanah yang dapat mencemari sumur warga.

“Prioritas pemerintah seharusnya mengatasi persoalan itu. Yang pasti secepatnya diatasi, harus ada pengelolaan (limbah tinja) secara baik,” ujarnya.

Petugas jasa sedot tinja masih membuang limbah kotoran manusia itu ke galian tanah di kawasan TPA Bakung, Kecamatan Telukbetung Barat. Langkah tersebut terpaksa dilakukan karena Unit Pelaksana Teknis (UPT) TPA Bakung masih membangun drainase di sisi IPLT. Pembangunan drainase guna mengantisipasi luapan limbah tinja itu ditargetkan selesai dalam satu pekan.(*)

Baca juga Limbah Tinja Masih Dibuang ke Tanah, Pemkot Diminta Cari Alternatif Lain

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

Nanang Ermanto: Estimasi Anggaran Pendapatan Daerah Lamsel 2020 Rp 2,3 Triliun

KALIANDA, duajurai.co – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto menyampaikan nota keuangan Rancangan …