Pemprov Dukung Gereja Katolik Lampung Ikuti Pesparani di Ambon


HERY Suliyanto (tujuh dari kanan), Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Lampung, foto bersama Uskup Tanjungkarang Yohanes Harun Yuwono (tujuh dari kiri) dan pengurus LP3KD, Senin, 22/10/2018. | Humas Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mendukung Gereja Katolik setempat untuk mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik di Kota Ambon, Maluku. Rencananya, kompetisi tersebut berlangsung pada 23 Oktober-3 November mendatang.

Hal tersebut disampaikan Hery Suliyanto, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung, saat beraudiensi dengan pengurus inti Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik Daerah (LP3KD) Lampung. Audiensi berlangsung di ruang rapat Hery, Senin, 22/10/2018.

“Tentunya, kami jajaran Pemerintah Provinsi Lampung akan selalu mendukung berbagai kegiatan keagamaan yang diikuti paduan suara Gereja Katolik,” kata Hery melalui keterangan tertulis yang diterima duajurai.co.

Dia mengatakan, pengurus LP3KD perlu segera membuat undangan untuk pelepasan keberangkatan peserta Pesparani ke Ambon. Rencananya, acara pelepasan dihelat di Wisma Albertus, Pahoman, Kota Bandar Lampung, 25 Oktober 2018.

“Nanti, surat tersebut akan saya sampaikan kepada Gubernur Lampung M Ridho Ficardo. Dari situ akan diketahui siapa yang akan melakukan pelepasan, dan diharapkan Gubernur Ridho dapat melakukan pelepasan tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Uskup Tanjungkarang Yohanes Harun Yuwono menyatakan, paduan suara Pesparani yang berangkat ke Ambon mengatasnamakan Keuskupan Gereja Katolik di Provinsi Lampung dan Pemerintah Provinsi Lampung. Untuk itu, pihaknya memohon doa dan dukungan dari pemerintah setempat.

“Sehingga, kami semua dapat mengikuti acara tersebut dan mampu mengharumkan nama Gereja Katolik Lampung dan Pemerintah Provinsi Lampung,” ujarnya.

Ketua I LP3KD Lampung Purnomo menambahkan, Gerejani Katolik Lampung mengirim sebanyak 73 peserta untuk mengikuti Pesparani di Ambon. Mereka telah melakukan berbagai persiapan dan latihan. Bahkan, pihaknya sampai mendatangkan pelatih dari Semarang agar para peserta dapat tampil dengan baik.

“Kami akan menampilkan pentas adat Lampung, nyanyian Lampung, dan ciri khas Lampung di sana,” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Sebelum Diskusi, Peserta Nobar Jurnalisme AJI-Magister Komunikasi Unila Baca Ikrar Pemilu Damai

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Usai nonton bareng film “The Thin Blue Lie”,  peserta yang menghadiri diskusi bertajuk Refleksi …