Hingga September 2018, Suspect TBC di Lampung Terdeteksi 30%


Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Provinsi Lampung ditargetkan bebas penyakit tuberculosis (TBC) pada 2050. Pada 2019, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menargetkan sebanyak 70% terduga TBC dapat terendus dan disembuhkan.

Hal itu terungkap dalam Seminar “Peran Organisasi Profesi Kesehatan Sebagai Mitra Pemerintah dalam Pengendalian Tuberculosis di Provinsi Lampung”. Seminar berlangsung di Gedung Balai Keratun, kompleks Kantor Gubernur Lampung, beberapa waktu lalu.

“Hingga September 2018, angka penemuan terduga (case detection rate/CDR) TBC di Provinsi Lampung terdeteksi sekitar 30 %. Artinya, masih sekitar 70% kasus yang belum ditemukan dan kemungkinan besar didiagnosis dan diobati tidak standar di berbagai layanan nonpemerintah,” kata Kepala Dinkes Lampung dr Reihana, seperti dikutip dari laman Dinkes Lampung, Jumat, 19/10/2018.

Dia mengatakan, rendahnya penemuan kasus TBC terutama disebabkan rendahnya sensitivitas petugas terkait suspect (terduga) TBC. Hanya sebagian kecil dengan gejala yang sudah berat yang menjalani pemeriksaan ke laboratorium. Hal ini berarti masih banyak suspect TBC yang lolos.

“Selain itu, masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam kepatuhan berobat, faktor lingkungan dan TB resisten obat akibat pemberian obat yang tidak standar. Kemudian, masih lemahnya peran praktik mandiri dan klinik swasta dalam menjaring dan melaporkan kasus,” ujarnya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Diskusi Refleksi Kontrol Media, Yoso Muliawan Bahas Kekerasan Terhadap Jurnalis

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Mantan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Bandar Lampung Yoso Muliawan mengatakan, menjadi jurnalis …