Pemprov Lampung-Kompi Gelar Malam Seni-Amal untuk Korban Tsunami Palu-Donggala


GUBERNUR Lampung M Ridho Ficardo melihat pameran lukisan di Novotel, Bandar Lampung, Rabu malam, 17/10/2018. | Tim Media M Ridho Ficardo

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama Polda Lampung dan Komunitas Pelukis Indonesia (Kompi) menggelar pameran dan lelang lukisan “Malam Seni dan Amal, Lampung Peduli Palu dan Donggala”. Kegiatan itu dihelat di Hotel Novotel, Bandar Lampung, 17-19 Oktober 2018.

“Yang kami lakukan ini merupakan bentuk kebersamaan dan kepedulian sebagai anak bangsa terhadap saudara-saudara kita yang terkena musibah di Palu dan Donggala,” kata Gubernur Lampung M Ridho Ficardo melalui keterangan tertulisnya, Rabu malam tadi, 17/10/2018.

Dia mengatakan, ini pertama kali diadakan pameran lukisan untuk kegiatan amal di Lampung. Kegiatan tersebut diharapkan mengetuk hati masyarakat untuk mengulurkan tangan terhadap korban bencana alam di Sulawesi Tengah.

“Ini adalah saatnya bergotong-royong membantu saudara-saudara di Palu dan Donggala. Saatnya membayar utang budi terhadap sesama anak bangsa. Dahulu, ketika Lampung terkena musibah gempa Liwa, banyak saudara sebangsa yang memberi bantuan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri mewakili Komunitas Pelukis Indonesia menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Lampung dan Polda yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Dia berharap, kegiatan tersebut menjadi awal kebangkitan para perupa Lampung.

Pameran dan lelang lukisan untuk Palu dan Donggala menghadirkan karya 20 pelukis terkemuka di Tanah Air. Salah satunya, karya Bachtiar yang menyumbangkan enam lukisannya untuk dilelang. Bahkan, pada malam pertama ini, tiga lukisannya berjudul Harmoni #1 #2 dan #3 terjual senilai 100 juta kepada Abi Suherman, pemilik Hotel Novotel Lampung.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Survei Simulasi Akreditasi, Dinkes Dorong RSUDAM Lampung Raih SNARS

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mendorong Rumah …