Kemensos: Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional Mr Gele Harun Kurang Administrasi


Mulkarnain memperlihatkan baju karung milik Mr Gele Harun Nasution, Sabtu, 21/10/2016. Baju itu saksi bisu perjuangan Gele Harun mengusir penjajah di Lampung. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Keluarga Pahlawan Daerah Lampung Mr Gele Harun Nasution menerima surat dari Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Lampung. Surat yang ditujukan kepada Gubernur Lampung M Ridho Ficardo tersebut ihwal usulan gelar pahlawan nasional Mr Gele Harun.

“Ada perkembangan terbaru mengenai pengusulan Mr Gele Harun jadi pahlawan nasional. Kami terima surat yang isinya bahwa ada data-data administrasi belum lengkap dan mesti dilengkapi,” kata Mulkarnain Gele Harun, putra Mr Gele Harun, kepada duajurai.co via telepon, Selasa, 16/10/2018.

Dia mengatakan, dalam surat itu disebutkan data-data yang mesti dilengkapi. Beberapa di antaranya surat keputusan anggota Tim Peneliti Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Lampung yang ditandatangani oleh gubernur, biografi, serta riwayat hidup dan perjuangan Mr Gele Harun. Kemudian, berbagai makalah yang disampaikan dalam seminar, serta dokumen-dokumen pendukung lainnya.

“Diberitahukan juga bahwa pengusulan calon pahlawan tahun 2018 sudah memasuki tahap akhir. Sehingga, diharapkan data-data tersebut dilengkapi sampai dengan April 2019 untuk diproses pada tahun depan,” ujarnya.

Mulkarnain yang saat ini berada di Jakarta menambahkan, pihak keluarga siap bekerja sama dengan Dinsos Lampung guna melengkapi data-data administrasi tersebut. Sehingga, Kemensos bisa segera memproses pengusulan gelar pahlawan nasional Mr Gele Harun Nasution.

“Pihak keluarga berharap, Dinsos Lampung segera menunjuk petugas khusus untuk bekerja sama dengan kami mengumpulkan data-data administrasi yang dibutuhkan,” kata dia.

Mr Gele Harun Nasution adalah acting resident semasa Pemerintahan Darurat Keresidenan Lampung di Way Tenong, Lampung Barat, pada 1949. Dia definitif menjadi Residen Lampung semasa kepemimpinan Presiden Soekarno pada 1950-1955. Selain Pahlawan Lampung, pria berdarah Batak itu juga diusulkan sebagai pahlawan nasional oleh KH Arief Makhya, sesepuh Nahdlatul Ulama (NU) Lampung. Pengusulan itu semasa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2012.(*)

Baca juga Gelar Pahlawan Nasional Mr Gele Harun Diharapkan Selesai Sebelum 10 November

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Nunik Tempatkan Anak-anak dan Kaum Difabel Jadi Skala Prioritas

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Chusnunia Chalim berjanji memerhatikan perempuan, anak-anak, dan …