Pasokan Menipis, Harga Cabai Caplak di Bandar Lampung Naik Jadi Rp30 Ribu


EVA Susanti, pedagang di Pasar Pasir Gintung, sedang melayani calon pembeli, Rabu, 3/10/2018. | Rudi Virgo/duajurai.co

BANDAR LAMPING, duajurai.co – Harga cabai caplak di Pasar Pasir Gintung, Bandar Lampung, naik secara bertahap dalam beberapa hari terakhir. Semula, tanaman perdu itu sekitar Rp20 ribu per kg kini naik menjadi Rp30 ribu per kg.

“Cabai caplak baru dua hari ini naik. Tadinya, kami menjual Rp20 ribu per kg. Kemarin, naik menjadi Rp25 ribu, lalu hari ini naik lagi jadi Rp30 ribu per kg,” kata Eva Susanti (24), salah satu pedagang sayuran, di Pasar Pasir Gintung, Rabu, 3/10/2018.

Menurutnya, kenaikan harga cabai caplak karena pasokan yang semakin berkurang. Selain itu, karena faktor curah hujan yang rendah. “Saya ambil (cabai) melalui tengkulak memang tidak bisa banyak,” ujarnya.

Selain cabai caplak, tambah Eva, cabai merah juga naik secara bertahap. Awalnya, harga cabai merah sekitar Rp20 ribu per kg. Kemudian, naik menjadi Rp25 ribu, dan kini tembus Rp28 ribu per kg. Kenaikan tersebut sejak dua pekan lalu.

“Kalau harga cabai rawit masih stabil. Cabai rawit lokal Rp45 ribu per kg, sedangkan yang biasa sekitar Rp30 ribu per kg,” kata dia.(*)

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

Stok Menipis, Cabai Merah di Bandar Lampung Melonjak Jadi Rp32 Ribu

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Harga cabai merah di pasar tradisional di Bandar Lampung melonjak jadi Rp32 ribu …