Niat Beli Xenia, Uang Yudi Hidayat Rp163 Juta Digondol Oknum Karyawan Daihatsu Lampung


LBH NU Lampung menggelar jumpa pers terkait dugaan penipuan oknum karyawan Daihatsu, Selasa, 2/10/2018. | Rudi Virgo/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Seorang warga bernama Yudi Hidayat mengaku ditipu oknum karyawan Daihatsu Cabang Lampung berinisial RF. Dia membawa kabur uang warga Palas, Kabupaten Lampung Selatan, itu sebesar Rp163,8 juta.

“Awalnya, saya bertemu RF yang mengaku Marketing Daihatsu Lampung di Puskesmas Palas. Dia menawarkan promo dari Daihatsu, yakni potongan harga bagi guru. Istri saya kan guru, jadi saya berminat,” kata Yudi saat konferensi pers di Kantor LBH Nahdlatul Ulama (NU), Jalan Cut Mutia, Telukbetung, Bandar Lampung, Selasa, 2/10/2018.

Akhirnya, Yudi memberikan uang sebesar Rp1 juta kepada RF. Uang sebanyak itu sebagai tanda jadi pemesanan satu unit Xenia R MT STD. Keesokan harinya, RF mendatangi rumah korban dan menyerahkan kuitansi. Lalu, Yudi memberikan lagi uang sebanyak Rp1 juta untuk pembelian pelek.

Kemudian, Yudi mendatangi Diler Daihatsu di Kalianda pada 14 Agustus 2018. Dia menyampaikan pemesanan Xenia. Selanjutnya, RF mengontak korban pada 26 Agustus lalu. RF menyatakan bahwa mobil pesanan Yudi tersedia di Diler Daihatsu Lampung, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung. Dia meminta korban untuk datang sekaligus pelunasan.

Yudi melanjutkan, dirinya beserta keluarga mendatangi Diler Daihatsu Lampung pada 28 Agustus. Saat itu, korban memberikan uang kepada RF sebanyak Rp161,8 juta. Namun, RF meminta Yudi untuk datang kembali, esok hari. Dalihnya, mobil akan dilakukan pengecekan dan dibersihkan terlebih dahulu.

“Besoknya, kami pun mendatangi Daihatsu Lampung. Namun, pihak Daihatsu menyatakan tidak mengetahui keberadaan RF. Supervisor di sana bilang bahwa uang pelunasan Xenia tidak masuk sistem. Saya sontak kaget,” ujar Yudi.(*)

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

Sekretaris Jampidsus: 132 PNS di Lampung Terlibat Korupsi

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebanyak 132 pegawai negeri sipil (PNS) di Provinsi Lampung terlibat kasus korupsi. Mereka …