Versi Dinkes Lampung, Begini Cara Hitung Berapa Lama Septic Tank Mesti Disedot


DOKTER Asih Hendrastuti, Kepala Seksi Promosi Kesehatan Dinkes Lampung. | Rudi Virgo/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Masyarakat perlu menyedot septic tank di rumah masing-masing secara berkala. Sebab, bila sama sekali tak pernah disedot, maka dikhawatirkan mencemari air tanah yang bisa menimbulkan berbagai penyakit.

dr Asih Hendrastuti, Kepala Seksi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung, mengatakan, terdapat cara untuk menghitung berapa lama septic tank mesti disedot. Caranya, setiap anggota keluarga dihitung menggunakan lima liter air saat buang air besar (BAB) per hari. Kemudian, jumlah masing-masing anggota keluarga dikalikan 365 hari.

Jadi, bila dalam satu rumah terdapat lima orang, maka total air yang digunakan untuk BAB sekitar 25 liter per hari. Lalu, 25×365=9.125. Dengan demikian, dalam satu tahun, bak penampung air limbah berisi sekitar 9.125 liter.

“Nah dari situ kita bisa hitung berapa lama septic tank harus dikuras,” kata Asih kepada duajurai.co via WhatsApp, Selasa, 25/9/2018.

Menurutnya, ukuran ideal septic tank mesti sesuai dengan jumlah orang dalam rumah tangga. Semakin banyak jumlah anggota keluarga, maka kapasitas bak penampung air limbah semakin besar.

“Ukuran septic tank itu idealnya dihitung dari jumlah pengguna jamban. Misal, sebuah rumah dengan anggota keluarga 10 orang dibanding dengan lima orang tentu berbeda,” ujarnya.

Baca juga Hubungi Jasa Penyedotan, Cara Warga Bandar Lampung Sedot Septic Tank

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

Tinjau Kesiapan Tol Sumatra, Ridho Ficardo Naik Motor dari Polda-Bakauheni

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Gubernur Lampung M Ridho Ficardo dan Wakil Gubernur Bachtiar Basri memastikan …