Masih Ada SMS Penipuan Pascaregistrasi Kartu, Ini Tanggapan Diskominfotik Lampung


Kepala Diskominfotik Lampung Achmad Chrisna Putra | Imelda Astari/duajurai.com

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Aturan registrasi ulang kartu prabayar yang diterapkan pemerintah ternyata tak menghilangkan SMS bermodus penipuan. Sebab, masih banyak warga yang menerima pesan singkat dengan kedok penipuan.

Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Lampung Achmad Chrisna Putra tak menafikan hal tersebut. Bahkan, dirinya pernah mendapat SMS bernada serupa.

“Hal itulah yang jadi bahasan Diskominfotik se-Indonesia. Sebab, salah satu tujuan aturan registrasi ulang kartu prabayar kan untuk mencegah itu (penipuan). Ternyata, masih banyak SIM Card yang disalahgunakan. Saya juga masih dapat SMS penipuan itu,” kata Chrisna kepada duajurai.co via WhatApps, Senin, 24/9/2018.

Menurutnya, modus yang dilakukan pelaku penipuan biasanya mengiming-iming hadiah dari undian. Kebanyakan transfer pulsa, jual beli, dan penyewaan. Bila memang pengguna telepon seluler tidak pernah melakukan hal itu, maka sebaiknya jangan ditanggapi.

Untuk itu, Chrisna mengimbau masyarakat tidak mudah terpancing dengan SMS bernada penipuan. Apalagi, meminta untuk mengirimkan sejumlah uang melalui nomor rekening tertentu. Terlebih, nomor tersebut tidak dikenal.

“Kalau merasa tidak nyaman, maka nomor tersebut bisa dilaporkan ke Kominfo agar diblokir. Laporan bisa disampaikan melalui email: aduankonten@ mail.kominfo.go.id. Bila mengalami kerugian, maka dapat melapor ke polisi. Pelaku penipuan bisa dijerat dengan UU ITE,” ujarnya.(*)

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

51 Anak Ikuti Khitanan Massal PT Suri Tani Pemuka Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebanyak 51 anak mengikuti khitanan massal di Balai Desa Sukajaya, Kecamatan …