Berbuah, Kurma yang Ditanam Warga Kemiling Subandhoro Berasa Sepet


SUBANDHORO memperlihatkan pohon kurma yang berbuah di jalur dua Jalan Teuku Cik Ditiro, Kemiling, Bandar Lampung, Senin, 24/9/2018. | Rudi Virgo/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pohon kurma yang ditanam Subandhoro (66) di jalur dua Jalan Teuku Cik Ditiro, Kemiling, Bandar Lampung, menghasilkan buah setelah 10 tahun. Namun, buah kurma tersebut berasa sepet.

“Rasanya masih sepet karena masih kecil juga. Kemarin, ketika saya sedaang membersihkan dedaunan di bawah pohon kurma, ada seorang sopir angkot meminta buah kurma. Setelah dia makan, rasanya sepet,” kata Subandhoro kepada duajurai.co di jalur dua Jalan Cik Ditiro, Senin, 24/9/2018.

Menurut warga Perumahan Wana Asri, Kemiling, itu, meski berasa sepet, namun buah kurma yang masih muda itu punya khasiat. Salah satunya, bisa memperkuat kandungan seorang wanita hamil.

“Kalau yang saya tahu, justru buah kurma yang masih muda ini dapat jadi obat penguat kandungan. Biasanya, perempuan hamil yang merasa kandungannya lemah akan mencari kurma muda, seperti ini,” ujarnya.

Subandhoro menanam pohon kurma karena merasa penasaran setelah menonton televisi bahwa salah satu daerah di Indonesia tumbuh pohon kurma dan berbuah. Dia lantas mencoba, dan menanam sebanyak 10 bibit pohon kurma di jalur dua Jalan Teuku Cik Ditiro. Tak disangka, salah satu dari 10 pohon kurma itu menghasilkan buah 10 tahun kemudian.(*)

Baca juga Penasaran, Alasan Subandhoro Tanam Pohon Kurma di Kemiling Bandar Lampung

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

Kelangkaan Premium Pengaruhi Penghasilan Sopir Angkot Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kelangkaan premium di pasaran ternyata memengaruhi penghasilan sopir angkutan kota (angkot) di Bandar …