Sempat Menumpang di Pasar Tempel, Korban Penggusuran Pasar Griya Kini di Panti Trisna Asih


KORBAN penggusuran Pasar Griya kini menumpang di Panti Asuhan Trisna Asih, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung, Jumat, 21/9/2018. | Rudi Virgo/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sedikitnya 10 kepala keluarga (KK) yang merupakan korban penggusuran Pasar Griya menumpang di Panti Asuhan Trisna Asih, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung, Jumat, 21/9/2018. Sebelumnya, mereka sempat menumpang di kawasan Pasar Tempel, Sukarame, selama berhari-hari.

“Iya, warga yang bertahan di Pasar Tempel sudah pindah ke panti asuhan. Tapi, sisanya masih menumpang di rumah orang dan sanak saudara. Nanti, mereka juga bergabung di sini (Panti Asuhan Trisna Asih),” kata Junaedi Sanjaya (32), salah satu korban penggusuran, kepada duajurai.co di Sukarame.

Dia mengatakan, jumlah korban penggusuran yang belum mendapatkan tempat tinggal sebanyak 27 KK. Beberapa di antaranya berbencar mencari tempat menumpang. Sisanya, menumpang hidup di Panti Asuhan Trisna Asih.

“Ada yang menumpang di bedeng temannya secara gratis, ada juga yang membayar seikhlasnya. Tapi, nanti semuanya bergabung di sini (panti). Kebetulan (panti) ini punya temannya Pak Muad (korban penggusuran). Kami mendapat izin menumpang di sini,” ujarnya.

Pemkot Bandar Lampung menggusur Pasar Griya di Kecamatan Sukarame secara bertahap. Pascapenggusuran, para warga terlunta-lunta. Beberapa dari mereka sempat menumpang di Kantor LBH Bandar Lampung selama berhari-hari. Beberapa lagi bertahan di lokasi penggusuran dengan menumpang di musala dan mendirikan tenda darurat dari puing-puing. Kemudian, mereka bermukim sementara di halaman DPRD setempat dan bertahan di sana hampir satu bulan.(*)

Baca juga LBH Gugat Pemkot Soal Penggusuran Pasar Griya, Badri Tamam: Tak Masalah

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

Soal Pembangunan Double Track, Andi Surya Minta Warga Pinggir Rel Pertahankan Haknya

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Anggota DPD RI Andi Surya kunjungan kerja (kunker) ke wilayah bantaran …