Promitra I, Umitra Indonesia MoU dengan Universitas Lods Polandia


REKTOR Umitra Indonesia Dr Ir Armalia Reny Madrie AS MM (kanan) dan pihak Universitas Lodz (kanan) menandatangani MoU memperkuat hubungan kedua lembaga disaksikan Pembina Yayasan M Renandi Ekatama. | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Universitas Mitra Indonesia menggelar program Orientasi Mahasiswa (Promitra) tahap I mulai Jumat, 21/9/2018. Kegiatan yang berlangsung selama tujuh hari dan diikuti 1.017 mahasiswa baru tersebut diawali kuliah umum internasional menghadirkan narasumber Edyta Gherib PhD, asisten profesor Universitas Lodz Polandia.

Kuliah umum mengangkat tema “The Relevance of the Pro-Health Significance of non-Nutrive Bioactive compounds Occurinf Naturally in Foods in the Prevention of Civilizatiaon Diseases”. Dalam rilis yang diterima duajurai.co disebukan, acara digelar di gedung Graha Surya, Jalan Sutan Jamil, Gedongmeneng, Bandar Lampung.

Dalam sambutannya, Pembina Yayasan Mitra Lampung M Renandi Ekatama MBA mengatakan, kuliah umum ini memberi kesempatan mahasiswa baru memperoleh informasi tentang berbagai strategi untuk  meningkatkan kemampuan penelitian, serta penerapan hasil-hasil penelitian dan pelayanan kesehatan.

Dia meneruskan, dari kuliah umum internasional ini diharapkan dapat tercipta inovasi serta memenuhi tuntutan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, sosial dan budaya, khususnya bidang kesehatan.

“Upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan semua orang bukan hanya tugas pemerintah. Ini menjadi tugas bersama pemerintah, akademisi, industri atau sektor swasta, serta masyarakat,” ujar Renandi.

Edyta Gheriby dalam ceramahnya menyampaikan, sehat menurut WHO adalah sejahtera jasmani dan rohani. Bukan hanya terbebas dari penyakit.

“Perilaku dan gaya hidup sehat yang diterapkan sejak muda akan memberikan manfaat besar pada usia tua. Jika kesehatan tidak diterapkan sejak usia muda akan berakibat buruk pada usia lanjut,” tuturnya.

“Faktanya, banyak masyarakat yang belum mengenal pola hidup sehat pada usia muda. Mereka melakukan hal kecil tetapi sangat besar manfaatnya untuk kesehatan tubuh,” beber Edyta.

Dalam momen yang sama, juga dilakukan penandatangan memorandum of understanding (MoU) antara Umitra Indonesia dan Universitas Lodz untuk memperkuat hubungan dalam konteks atmosfer akademik, terutama di lingkungan kampus Umitra. MoU ditandatangani Rektor Umitra Indonesia Dr Ir Armalia Reny Madrie AS MM dan pihak Universitas Lodz disaksikan Pembina Yayasan M Renandi Ekatama.

Ketua Yayasan Umitra Andi Surya berharap dengan kerjasama dalam bentuk MoU ini akan menguatkan aspek penelitian yang menjadi konsentrasi dalam Tridarma Perguruan Tinggi Universitas Mitra Indonesia. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas SDM dosen-dosen pada waktu mendatang.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

English Cafe Raih Penghargaan Bimbel Bahasa Inggris Terbaik

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – English Cafe meraih penghargaan dari Bangun Indonesia dengan Cinta (BIDC) di Bandung, 22 …