PDAM Way Rilau Stop Pemasangan Sambungan Baru untuk MBR, Kenapa?


RDP Komisi II DPRD Bandar Lampung dan PDAM Way Rilau, Kamis, 20/9/2018 | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Way Rilau sepanjang 2018 tidak melakukan pemasangan sambungan air minum baru untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Menurut Sekretaris Komisi II DPRD Bandar Lampung Grafieldi Mamesah, hal tersebut terungkap dalam rapat dengar pendapat antara pihaknya dan PDAM Way Rilau pada Kamis, 20/9/2018.

“Menurut pihak PDAM ini terjadi karena ketersediaan sumber air terbatas. PDAM akan kembali membuka sambungan baru untuk MBR pada 2019 sebanyak 2.000. Tapi ini pun di titik-titik yang memiliki sumber air memadai,” beber Grafieldi dalam rilisnya, Jumat, 21/9/2018.

Selain soal sambungan baru untuk MBR, dalam rapat terungkap pula bahwa PDAM Way Rilau sejauh ini telah menyumbang Pendapatan Asli Daerah Kota Bandar Lampung sebesar Rp1,5 miliar dari target Rp2 miliar.

“Mereka cukup optimistis sisanya sebesar Rp500 juta bisa dikejar hingga akhir tahun,” ujar Grafieldi.

Terkaitnya banyaknya pipa bocor, Grafieldi menuturkan bahwa PDAM berencana meminta bantuan dari pemerintah pusat untuk mengganti pipa-pipa tua. Dengan umur pipa yang berkisar 30-40 tahun, sudah saatnya dilakukan penggantian.

“Hanya saja dana yang dibutuhkan cukup besar, sehingga kalau ditanggung PDAM sendiri tidak akan kuat,” katanya.

Grafieldi mengatakan, DPRD Bandar Lampung sangat mendukung PDAM Way Rilau. Apalagi, PDAM saat ini sedang menjalankan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dengan target pada 2020 seluruh masyarakat Bandar Lampung dapat menikmati air bersih.

Proyek SPAM Bandar Lampung merupakan proyek berskema kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU) antara PDAM Way Rilau selaku penanggung jawab proyek kerjasama (PJPK) dengan PT Adhya Tirta Lampung selaku badan usaha pelaksana.

SPAM dengan berkapasitas 750 liter/detik ini akan mengolah dan menyalurkan air baku dari Sungai Way Sekampung untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat. Air didistribusikan melalui pipa transmisi sejauh +22 km ke delapan Kecamatan di Kota Bandar Lampung.

Delapan kecamatan dimaksud yaitu Rajabasa, Labuhan Ratu, Way Halim, Kedaton, Tanjungsenang, Sukarame, Sukabumi, dan Kedamaian. Total 60 ribu sambungan rumah atau mencakup sekitar 300 ribu jiwa penduduk.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Sudah 90%, Flyover Untung-RA Basyid Siap Diresmikan Malam Tahun Baru

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pembangunan jalan layang (flyover) yang menghubungkan Jalan Untung Suropati-Jalan RA Basyid …