Penyebab Stunting di Lampung Naik 3 Tahun Berturut-turut




DOKTER Asih Hendrastuti, Kepala Seksi Promosi Kesehatan Dinkes Lampung. | Rudi Virgo/duajurai.co


BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Prevalensi stunting (gangguan pertumbuhan pada anak) di Provinsi Lampung mengalami kenaikan selama tiga tahun berturut-turut, yakni 2015-2017. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat pun menyampaikan penyebab stunting terus meningkat.

Menurut dr Asih Hendrastuti, Kepala Seksi Promosi Kesehatan Dinkes Lampung, stunting disebabkan oleh faktor multidimensi. Jadi, tidak hanya faktor gizi buruk yang dialami ibu hamil maupun balita. Intervensi yang paling menentukan untuk dapat mengurangi prevalensi stunting.

“Untuk itu, perlu dilakukan pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) dari anak balita,” kata Asih kepada duajurai.co via WhatsApp, Rabu, 19/9/2018.

Berikut beberapa faktor penyebab stunting, sebagaimana disampaikan Asih:

  1. Praktik pengasuhan yang kurang baik, termasuk kurangnya pengetahuan ibu mengenai kesehatan dan gizi, sebelum dan pada masa kehamilan serta setelah melahirkan. Sekitar 60% dari anak usia 0-6 bulan tidak mendapatkan air susu ibu (ASI) secara ekslusif. Kemudian, dua dari tiga anak usia 0-24 bulan tidak menerima makanan pendamping ASI.
  2. Masih terbatasnya layanan kesehatan, termasuk layanan antenatal care (pelayanan kesehatan untuk ibu selama masa kehamilan), postnatal care (pelayanan kesehatan yang dilakukan segera setelah melahirkan), dan pembelajaran dini yang berkualitas.
  3. Masih kurangnya akses rumah tangga/keluarga terhadap makanan bergizi. Hal ini karena harga makanan bergizi di Indonesia masih tergolong mahal.
  4. Kurangnya akses terhadap air bersih dan sanitasi. Data yang diperoleh, satu dari lima rumah tangga di Indonesia masih buang air besar (BAB) di ruang terbuka. Kemudian, satu dari tiga rumah tangga belum memiliki akses air minum bersih.

“Jadi, faktor-faktor tersebut penyebab meningkatnya stunting di Lampung dalam kurun waktu tiga tahun terakhir,” ujar Asih.(*)

Baca juga Angka Stunting Naik 3 Tahun, Ini Upaya Dinkes Lampung untuk Turunkan

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

51 Anak Ikuti Khitanan Massal PT Suri Tani Pemuka Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebanyak 51 anak mengikuti khitanan massal di Balai Desa Sukajaya, Kecamatan …