Eksis Setengah Abad, KBSB Lampung Luncurkan “50 Tahun Emas”


KETUA Umum KBSB Prof Dr Faisal (2 dari kanan) menyerahkan dokumen kegiatan “50 Tahun Emas” kepada ketua KBSB kabupaten-kota | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co — Memperingati ulang tahunnya ke-50, Keluarga Besar Sumatera Barat (KBSB) Provinsi Lampung meluncurkan “50 Tahun Emas”. Kegiatan tersebut dikemas dalam sebuah acara khusus di BPG Pahoman, Bandar Lampung, Sabtu, 15/9/2018.

Peluncuran ditandai dengan penyerahan dokumen kegiatan dari Ketua Umum KBSB Lampung Prof Dr H Faisal SH MH kepada para ketua KBSB kabupaten/kota se-Lampung. Disusul penyerahan baliho kegiatan dari Ketua Panitia Peringatan HUT ke-50 KBSB Lampung Dr Khaidarmansyah kepada para ketua KBSB kabupaten/kota.

Dalam sambutannya Faisal menerangkan, KBSB didirikan di Tanjungkarang, pada 24 November 1968. Paguyuban warga etnis Minangkabau di Lampung tersebut awalnya beranggotakan 21 organisasi berbasis kabupaten/kecamatan/nagari di Sumatera Barat yang disebut jurai. Dalam perkembangannya, kini jurai sudah beranak-pinak menjadi 114 organisasi.

“Bahkan KBSB sudah terbentuk di 13 kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Tinggal Kabupaten Mesuji dan Pesisir Barat yang pembentukannya masih dalam proses,” beber Faisal yang sehari-hari menjabat wakil rektor UIN Raden Intan tersebut seperti tertuang dalam rilis yang diterima duajurai.co.

Sudah terbentuk pula sejumlah organisasi otonom (ortom) seperti IKA-Unand, Ikatan Guru Minang (IKGM), Aspermin, Ikatan Rang Mudo KBSB, Ikatan Mahasiswa Minang (Imami) Unila, Ikatan Keluarga Mahasiswa Minang (IKM) Itera, dan Orari Rumah Gadang. Khusus IKGM, anggotanya kini mencapai 11.724 orang di seluruh Lampung.

Faisal melanjutkan, kegiatan yang pada tahun-tahun awal terbatas kepada kegiatan sosial, kini sudah berkembang. Di beberapa daerah, koperasi KBSB maju pesat dan menjadi kekuatan ekonomi anggotanya.

“Ke depan kita akan lebih perbesar lagi kegiatan ekonomi untuk memberdayakan anggota di daerah-daerah,” janjinya.

Pada kesempatan yang sama, Dasril Sutan Bagindo, pembina KBSB, berjanji membuka minimarket KBSB di Branti, Natar, dan sejumlah lokasi lainnya di Bandar Lampung. Dalam program tersebut pihaknya akan bekerjasama dengan LEU-Mart Jakarta. Minimarket serupa juga akan dibuka di sejumlah kota lain seperti Metro oleh KBSB setempat.

Peluncuran 50 Tahun Emas KBSB juga diisi sosialisasi Ikatan Keluarga Minang (IKM) oleh Sekjen DPP IKM Nefri Hendri, sosialisasi LEU-Mart, dan sosialisasi caleg dari warga KBSB untuk pemilu 2019.

Pada usianya yang memasuki setengah abad, KBSB Lampung, sejumlah kegiatan akan digelar. Di antaranya, lomba azan, lomba memasak, donor darah, pengobatan massal, diskusi budaya, pemberian bantuan kepada kaum duafa dan lain-lain.

Aneka lomba tersebut digelar di masing-masing KBSB kabupaten/kota dan finalnya di tingkat provinsi. Sementara acara puncak berupa jalan sehat, bazar dan hiburan akan digelar di Gedung Pramuka, Rajabasa, awal Desember 2018.

Setelah 50 tahun berdiri, seiring majunya perekonomian dan pembangunan di Lampung, warga KBSB berkembang pesat. Tidak saja berada di ibu kota kabupaten/kota tapi mereka pun mulai tersebar ke kecamatan-kecamatan yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menurut data statistik diperkirakan warga KBSB mencapai satu juta jiwa atau 9 persen dari total penduduk Provinis Lampung.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Wagub Nunik Lepas Tim Sepakbola Lampung U-14 Ikuti Kejurnas Piala Menpora

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim melepas Tim Sepakbola Lampung U-14 untuk …