Korban Penggusuran Pasar Griya Diusir, LBH: DPRD Jangan Iya Saja dengan Tawaran Pemkot


Direktur LBH Bandar Lampung Alian Setiadi | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung menyesalkan pengusiran puluhan korban penggusuran Pasar Griya yang menumpang di halaman Kantor DPRD setempat. DPRD sebagai representasi rakyat mestinya bisa mendorong pemenuhan hak hidup korban penggusuran, bukan setuju saja dengan tawaran Pemkot Bandar Lampung.

“Seharusnya, DPRD bisa mendorong pemkot. Jangan mengiyakan saja apa yang ditawarkan pemkot. Kami nilai, mereka (DPRD) terkesan terserah saja. Wakil rakyat tidak melihat kebutuhan pemenuhan hak hidup warga eks Pasar Griya. Seolah diberikan rusun habis perkara. Tidak begitu,” kata Direktur LBH Bandar Lampung Alian Setiadi kepada duajurai.co di tempat kerjanya, Kamis, 13/9/2018.

Menurutnya, Pemkot Bandar Lampung mesti memenuhi hak hidup korban penggusuran. Hak dimaksud dalam segi pendidikan, kesehatan, perumahan, pekerjaan, dan hak lain yang layak untuk warga eks Pasar Griya.

“Oke lah diberikan rusun, tapi itu juga tidak penuh. Apa warga mau berimpitan di sana? Kemudian, tidak ada jaminan bahwa mereka akan memperoleh pekerjaan di sana. Mereka meminta ladang pencaharian mereka bisa kembali lagi, sehingga dapat pempertahankan hidup. Konteksnya bagaimana warga mempertahankan hak hidup. Itu jadi dasar pertimbangan warga menolak (rusun),” ujar Alian.

Puluhan korban penggusuran Pasar Griya yang bertahan di pekarangan DPRD Bandar Lampung diusir, kemarin. Mereka pergi dari sana pada Rabu malam tadi, 12/9/2018. Para korban penggusuran itu menumpang hidup di halaman gedung wakil rakyat selama 29 hari.

Pemkot Bandar Lampung menggusur Pasar Griya di Kecamatan Sukarame secara bertahap. Pascapenggusuran, para warga terlunta-lunta. Beberapa dari mereka sempat menumpang di Kantor LBH Bandar Lampung selama berhari-hari. Beberapa lagi bertahan di lokasi penggusuran dengan menumpang di musala dan mendirikan tenda darurat dari puing-puing. Kemudian, mereka bermukim sementara di halaman DPRD setempat dan bertahan di sana hampir satu bulan.(*)

Baca juga Tolak Rusun, Korban Penggusuran Pasar Griya Diusir dari DPRD Bandar Lampung

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

Aspal Lintasan Kereta Api Jalan Komarudin Bandar Lampung Hancur

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Jalan menuju lintasan kereta api di Jalan H Komarudin, Rajabasa, Bandar Lampung, tampak …