Operasikan Bus Kampus, Unila Larang Transportasi Online Masuk Kampus


UNILA memasang spanduk yang melarang transportasi online masuk area kampus, beberapa waktu lalu. | Unila

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Universitas Lampung (Unila) mengoperasikan sebanyak empat unit bus pada uji coba parkir terpadu. Bus tersebut melayani antarjemput sivitas akademika, baik mahasiswa, tenaga kependidikan, maupun dosen.

“Masih ada sejumlah kendala dalam pelaksanaan (uji coba). Oleh karena itu, uji coba parkir terpadu dan bus kampus tetap dimulai dengan menetapkan beberapa peraturan. Salah satunya, pelarangan layanan ojek online memasuki area kampus,” kata Yodhi Ramadani, Kepala Bagian Hukum Tata Laksana Barang Milik Negara (HTL BMN) Unila, seperti dikutip dari laman Unila, Rabu, 5/9/2018.

Dia mengatakan, uji coba parkir terpadu itu merupakan tindak lanjut dari kebijakan Rektor Unila Hasriadi Mat Akin mengenai tata tertib di lingkungan kampus. Sebab, kendaraan di dalam kampus Unila semakin padat. Sehingga, perlu ada penertiban dengan menata parkir terpadu. Dalam implementasinya, bus yang disiapkan Unila untuk melayani penumpang internal kampus ini beroperasi setiap 10 menit.

“Untuk rutenya (bus Unila) dimulai dari area parkir, menuju fakultas pertanian, perpustakaan, fakultas teknik, fakultas ekonomi, fakultas hukum, FKIP, fakultas kedokteran, dan FMIPA. Selanjutnya, kembali lagi ke titik penjemputan,” ujarnya.

Berdasar hasil rapat, pelayanan driver bus akan dilaksanakan secara kontinu mulai pukul 06.30 WIB hingga 17.30 WIB pada Senin-Jumat. Sedangkan hari Sabtu dan Minggu operasional bus kampus diliburkan. “Penggunaan layanan bus kampus ini dibebaskan dari biaya,” kata dia.

Sementara itu, Hasriadi menyatakan, berdasar hasil identifikasi, volume kendaraan roda empat dan dua yang beroperasional di lingkungan kampus mencapai ribuan kendaraan. Terlebih pada jam sibuk. Dengan adanya program bus Unila, warga kampus diharapkan dapat beralih menggunakan angkutan yang telah disediakan. Tujuannya, guna menciptakan ketertiban dan suasana belajar kondusif dan tenang dalam kampus.

“Ini merupakan tugas Unila memberi contoh lembaga pendidikan yang mendukung green matrics,” ujarnya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Gelar Bijusa, UKMBS Unila Bahas Buku Nuansa Kata & Samudra Karya Aom Karomani

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Unit Kegiatan Mahasiswa Bidang Seni (UKMBS) Universitas Lampung kembali mengadakan kegiatan Bijusa (Bilik …