Herawati Soekardi Djausal, Tokoh Pilihan Duajurai 2018 Kategori Perempuan Inspiratif


HERAWATI Soekardi Djausal, Tokoh Pilihan Duajurai 2018 Kategori Perempuan Inspiratif | duajurai.co/dede darmawan saputra

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Untuk kali kedua duajurai.co kembali menghelat Anugerah Tokoh Pilihan Duajurai. Seperti tahun lalu, pada 2018 ini anugerah diberikan pada acara syukuran ulang tahun Duajurai.co ke-4 yang digelar di Galeri Randu Mas, Tanjung Senang, Bandar Lampung, Minggu malam, 26/8/2018.

Di kategori Perempuan Inspiratif, Tokoh Pilihan Duajurai 2018 diberikan kepada Herawati Soekardi Djausal. Berikut ini narasi anugerah yang dibacakan oleh Atika Mutiara Oktakevina, asisten Ombudsman RI Perwakilan Lampung.

Tokoh Pilihan Duajurai 2018 Kategori Perempuan Inspiratif

USIANYA memasuki senja. Tapi soal kreativitas, energi, kiprah dan inovasi, sosok ini tidak kalah dengan orang-orang yang jauh lebih muda.

Perempuan kelahiran 1951 ini mengabdikan lebih separuh usianya sebagai pendidik. Jejak panjangnya sebagai akademisi dimulai pada 1976 dengan menjadi guru biologi di Bandung.

Sempat menjadi dosen di Kota Kembang, alumnus Jurusan Biologi ITB ini pada 1983 menyeberang ke Bumi Ruwa Jurai dengan menjadi dosen di Universitas Lampung hingga sekarang.

Meski demikian, ibu empat anak ini lebih dikenal luas sebagai ahli kupu-kupu. Bukan cuma di Lampung, kiprah dan kepakarannya untuk serangga cantik tersebut diakui secara nasional.

Ini bermula pada tahun 2000 ketika dia tengah berjuang menyelesaikan studi S-3 di Departemen Biologi ITB. Disertasinya tentang keanekaragaman spesies Papilionidae mengantarnya menjadi doktor pertama kupu-kupu di Indonesia.

Perjalanannya mengenal kupu-kupu sebetulnya dimulai jauh sebelum itu. Sang suami, banyak memberi ide tentang kupu-kupu yang akhirnya membuatnya jatuh cinta kepada serangga itu.

Awalnya dia menangkap kupu-kupu untuk diamati dan diteliti. Muncul kemudian ide mengawetkan hewan bersayap tersebut. Sayangnya, tak satu pun ahli serangga di ITB yang mengetahui cara mengawetkan kupu-kupu. Referensi pun tidak mencukupi.

Akhirnya, dengan uji coba sendiri dia mengetahui cara pengawetan. Nenek tujuh cucu ini memulai dengan menangkarkan kupu-kupu di depan rumahnya.

Berjuang tak kenal lelah, tahun 1999 dia mendapat hibah tanah untuk penelitian dan konservasi seluas empat hektare di kaki Gunung Betung, Bandar Lampung.

Dari semula kawasan rusak akibat alih fungsi lahan, kini lahan tersebut menjelma taman kupu-kupu yang demikian indah. Dinamai Taman Kupu-Kupu Gita Persada, areal itu kini menjadi salah satu objek wisata pendidikan dan lokasi penelitian.

Tak terbilang sarjana kupu-kupu yang lahir dari penelitian di taman tersebut. Semuanya berkat ketekunan, kegigihan dan kerja keras sosok ini.

Dan, Anugerah Tokoh Pilihan Duajurai 2018 Kategori Perempuan Insipiratif diberikan kepada Herawati Soekardi Djausal.

Delapan Kategori

Tokoh Pilihan Duajurai 2018 meliputi 8 kategori dari sebelumnya cuma 4 pada 2017. Ke delapan kategori tersebut ialah Kesehatan Pendidikan, Ekonomi Kerakyatan, Seni Budaya, Bahasa dan Sastra, Sejarah, Perempuan Inspiratif, dan Lingkungan.

Para penerima anugerah dipilih oleh Dewan Juri yang terdiri dari sejumlah akademisi, seniman, dan aktivis senior. Mereka ialah Diky Hidayat SSi MSI (ketua), Dr Andi Desfiandi SE MA, Dr Eng Admi Syarif, Asrian Hendicaya SE ME, Nur Rakhman Yusuf, Bambang Pujiatmoko, Dr Eko Kuswanto, Dr Hasan Basri, IB Ilham Malik MT, Dr Rudy Lukman SH LLM, dan Syafarudin MA.

“Lewat anugerah ini Duajurai ingin memberikan apresiasi kepada individu, kelompok atau lembaga di Lampung yang melakukan kerja-kerja positif, inspiratif, dan bermanfaat bagi kepentingan banyak orang. Meski terkadang berada dalam banyak keterbatasan dan kendala, mereka konsisten. Apa yang mereka lakukan menginspirasi,” tutur Juwendra Asdiansyah, Pemimpin Redaksi duajurai.co.(*/dbs)


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …