FGD DPD, Kurnia Warman: Groundkaart Jadi Tanah Negara Bebas


AHLI hukum agraria Kurnia Warman | Tim Andi Surya

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Ahli hukum agraria Kurnia Warman menyatakan, groundkaart (peta tanah) merupakan tanah negara yang bebas. Sebab, lahan yang tergolong groundkaart tidak didaftarkan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Hal tersebut disampaikan Kurnia saat focus group discussion (FGD). Diskusi tersebut digelar Badan Akuntabilitas Publik DPD RI, beberapa waktu lalu.

Wakil Dekan Fakultas Hukum Universitas Andalas, Padang, itu mengatakan, saat konversi hak-hak barat menuju nasionalisasi pada 1960-an, pendaftaran tanah memerlukan data yuridis (dasar hukum penguasaan) dan data fisik (gambar situasi seperti groundkaart). Penguasaan tanah tersebut untuk dipindahkan ke buku tanah dan sertifikat tanahnya sesuai kewenangan instansi yang bersangkutan.

“Sesuai UUPA 5/1960, diberikan batas waktu 20 tahun untuk mendaftarkan lahan-lahan yang berasal dari hak barat (eigendom, erpacht, dan opstal). Dalam kajian kami, lahan-lahan yang tergolong groundkaart tidak didaftarkan ke BPN. Dengan demikian, groundkaart menjadi tanah negara bebas. Artinya, jika ada orang mendaftarkan tanah tersebut, BPN tidak bisa menolak,” kata Kurnia melalui rilis yang diterima duajurai.co, Selasa, 28/8/2018.

Menanggapi hal tersebut, anggota DPD Andi Surya mengatakan, pendapat Kurnia memberi pandangan yang kuat bagi DPD. Untuk itu, dia meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebaiknya mengurus lahan-lahan kereta api yang termaktub dalam UU 23/2007 tentang Perkeretaapian, yaitu enam meter kiri dan kanan rel kereta.

“(PT KAI) tidak usah merepotkan diri mengklaim lahan groundkaart yang tak jelas kedudukan hukum dan administrasinya. Perbaiki manajemen perkeretaapian, tingkatkan pelayanan kepada penumpang dan upayakan investasi lokomotif dan gerbong yang lebih modern. Ini lebih baik untuk manajemen PT KAI,” ujar wakil rakyat asal Lampung itu.(*)

Baca juga Kapolda Lampung Baru Purwadi Arianto Diharapkan Selesaikan Konflik Lahan


Komentar

Komentar

Check Also

PT BBJ Salurkan 10 Ton Beras untuk Penanggulangan Covid-19 Lamsel

KALIANDA, duajurai.co – Kepedulian pelaku usaha di Kabupaten Lampung Selatan dalam menghadapi pandemi Covid-19 kian …