Menumpang di DPRD, Anak Korban Penggusuran Pasar Griya Diajari Mengaji


ALUMNI UIN Raden Intan sedang mengajari anak-anak korban penggusuran Pasar Griya di pintu masuk Gedung DPRD Kota Bandar Lampung, Senin malam, 27/8/2018. | Rudi Virgo/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sejumlah alumnus Universitas Islam Negeri (UIN) Radin Intan Lampung memberi bimbingan belajar (bimbel) kepada anak-anak korban penggusuran Pasar Griya. Kegiatan sosial itu berlangsung di tempat korban penggusuran menumpang, yakni Kantor DPRD Kota Bandar Lampung.

Para pengajar berjumlah enam orang. Mereka mulai memberi bimbel usai salat magrib. Selain bimbel, para alumnus UIN Raden Intan Lampung itu juga mengajari mengaji anak-anak korban penggusuran.

“Kami mengajarkan pelajaran sekolah yang ditanyakan anak-anak, seperti pekerjaan rumah dari sekolah. Setelah itu, mengajarkan mereka mengaji. Jadi, waktunya cuma satu jam,” kata Novita Sari, salah satu pengajar, Senin, 27/8/2018.

Pantauan duajurai.co, belasan anak tampak menyimak yang disampaikan para alumnus UIN Raden Intan. Kegiatan belajar itu dilakukan di depan pintu masuk Gedung DPRD setempat. Mereka terlihat duduk di lantai tanpa alas. Sesekali seorang anak menanyakan pelajaran kepada salah satu tim pengajar tersebut.

Pemkot Bandar Lampung menggusur Pasar Griya di Kecamatan Sukarame secara bertahap. Pascapenggusuran, para warga terlunta-lunta. Beberapa dari mereka sempat menumpang di Kantor LBH Bandar Lampung selama berhari-hari. Beberapa lagi bertahan di lokasi penggusuran dengan menumpang di musala dan mendirikan tenda darurat dari puing-puing. Kini, mereka bermukim sementara di halaman DPRD setempat.(*)

Baca juga Alumni UIN Raden Intan Beri Bimbel Anak Korban Penggusuran Pasar Griya

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

Belum 1 Pun Kelurahan ODF, Dinkes Tunggu Aksi Telukbetung Selatan Soal Sanitasi

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung mendorong seluruh kecamatan segera Open Defecation Free …