DPRD: Tak Semua Keinginan Korban Penggusuran Pasar Griya Dapat Diterima


KORBAN penggusuran Pasar Griya sedang beristirahat di halaman DPRD Bandar Lampung, Selasa, 21/8/2018. | Rudi Virgo/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – DPRD Kota Bandar Lampung berjanji mencari solusi terbaik bagi korban penggusuran Pasar Griya. Namun, tak semua keinginan mereka dapat diterima.

“Upaya konkret DPRD, harus ada win-win solution. Semua keinginan warga tidak dapat diterima. Sebab, kami pikirkan juga terhadap yang lain,” kata Ketua DPRD Kota Bandar Lampung Wiyadi kepada duajurai.co via telepon, Selasa, 21/8/2018.

Dia mengatakan, DPRD tidak dapat memberikan fasilitas aset daerah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung. Namun demikian, pihaknya akan mencari solusi yang tepat untuk kejelasan nasib warga eks Pasar Griya.

“Pemkot Bandar Lampung telah menyediakan rumah susun (rusun) untuk warga, namun mereka tidak mau. Kalau (keinginan) lainnya kami tidak bisa bantu,” ujarnya.

Pemkot Bandar Lampung menggusur Pasar Griya di Kecamatan Sukarame secara bertahap. Pascapenggusuran, para warga terlunta-lunta. Beberapa dari mereka sempat menumpang di Kantor LBH Bandar Lampung selama berhari-hari. Beberapa lagi bertahan di lokasi penggusuran dengan menumpang di musala dan mendirikan tenda darurat dari puing-puing. Kini, mereka bermukim sementara di halaman DPRD setempat.(*)

Baca juga Menumpang di Halaman DPRD, Korban Penggusuran Pasar Griya Dilarang Bawa Rongsok

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Tahun Baru, Chandra Mal Boemi Kedaton Diskon Snack-Minuman

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Supermarket Chandra Mal Boemi Kedaton (MBK) memberikan harga spesial untuk aneka makanan ringan …