FGD Soal IPLT Bakung, Diky Hidayat Saran Ubah Kultur Masyarakat


AKADEMISI Unila Diky Hidayat saat FGD “Sengkarut IPLT Bakung Bandar Lampung” di Kafe Wiseman, Senin, 20/8/2018. | Rudi Virgo/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Akademisi Universitas Lampung (Unila) Diky Hidayat menyarankan untuk mengubah kultur masyarakat terkait limbah tinja. Selain itu, memperhatikan konsep mulai dari produksi hingga berakhirnya proses produksi, sehingga tidak terjadi penumpukan limbah yang sulit untuk didaur ulang.

Hal tersebut disampaikan Diky saat Focus Group Discussion (FGD) bertema “Sengkarut IPLT Bakung Bandar Lampung”. Kegiatan yang merupakan rangkaian acara Hari Ulang Tahun ke-4 duajurai.co itu berlangsung di Kafe Wiseman, Jalan Way Rarem, Pahoman, Senin, 20/8/2018.

”Perlu melakukan pembedahan sistem, kultur, dan sebagainya untuk melakukan konsep zero waste. 15 tahun ke depan, beban Bandar Lampung ini luar biasa. Karena itu, butuh peran serta dari masyarakat, terutama teman-teman dari non-governmental organization (NGO),” kata Diky.

Menurutnya, kapasitas Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di TPA Bakung dapat dikurangi dengan bekerja sama bersama masyarakat. Kemudian, menegakkan aturan hukum. Selain itu, permasalahan sanitasi limbah tinja perlu diatasi dari hulu.

“Mengurangi masalah ini perlu sinergitas antara masyarakat, pemerintah, dan stakeholder lainnya. Kemudian, dari hulunya dikurangi agar IPLT tidak menumpuk,” ujarnya.(*)

Baca juga HUT ke-4, duajurai.co Gelar FGD “Sengkarut IPLT Bakung Bandar Lampung”

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

Jam Pulang Sekolah, Simpang SMAN 2-Polresta Bandar Lampung Macet Total

BANDAR LAMPING, duajurai.co – Lalu lintas di kawasan Polresta Bandar Lampung tampak macet total pada Jumat siang, …