Bermalam di DPRD, Korban Penggusuran Pasar Griya Tak Pernah Dihampiri Wakil Rakyat


SEORANG warga sedang melihat tenda korban penggusuran Pasar Griya di halaman DPRD Bandar Lampung, Kamis, 16/8/2018. | M Renaldy/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Puluhan korban penggusuran Pasar Griya telah dua hari bermalam dengan mendirikan tenda di halaman Kantor DPRD Kota Bandar Lampung. Sejak itu hingga kini, tak satu pun wakil rakyat yang menghampiri mereka.

“Selama di sini (DPRD), kami tidak pernah dihampiri anggota dewan,” kata Nazarudin (55), salah satu korban penggusuran, Kamis, 16/8/2018.

Hal senada disampaikan RH Hasan (42), korban penggusuran lainnya. Dia menyatakan bahwa tiada satu legislator yang menengok para korban. “Tidak ada dari anggota (dewan) yang sekadar mampir, atau mengajak ngobrol,” ujarnya.

Pemkot Bandar Lampung menggusur Pasar Griya di Kecamatan Sukarame secara bertahap. Pascapenggusuran, para warga terlunta-lunta. Beberapa dari mereka sempat menumpang di Kantor LBH Bandar Lampung selama berhari-hari. Beberapa lagi bertahan di lokasi penggusuran dengan menumpang di musala dan mendirikan tenda darurat dari puing-puing.(*)

Baca juga Bermalam di DPRD, Begini Korban Penggusuran Pasar Griya Mandi-Buang Air

Laporan M Renaldy


Komentar

Komentar

Check Also

Cuaca Bandar Lampung Dingin Belakangan Ini, BMKG: Gangguan Skala Meso

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Wilayah Bandar Lampung diguyur hujan selama beberapa hari terakhir. Selain itu, cuaca di …