Sempat Bertahan, Korban Penggusuran Tak Ada Lagi di Lokasi Eks Pasar Griya


SEJUMLAH pekerja sibuk dengan aktivitas masing-masing di lokasi eks Pasar Griya, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung, Rabu, 15/8/2018. | M Renaldy/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Korban penggusuran yang sempat bertahan di lokasi eks Pasar Griya, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung, kini telah pergi. Mereka tak lagi di sana setelah pemerintah setempat meratakan seluruh bangunan, kecuali musala.

“Warga sudah tidak ada lagi di sini (eks Pasar Griya). Beberapa ada yang mengontrak, dan beberapa lagi masih menumpang di Kantor LBH Bandar Lampung,” kata Pur (44), salah satu korban penggusuran, di depan eks Pasar Griya, Rabu 15/8/2018.

Pria yang kesehariannya berjualan pisang tersebut mengatakan, para pekerja telah masuk ke lokasi eks Pasar Griya. Mereka telah beraktivitas untuk membangun kantor kejaksaan di atas lahan eks Pasar Griya. “Itu sudah terlihat kerangka bangunan,” ujarnya.

Pantauan duajurai.co, tampak berdiri bangunan baru di lokasi eks Pasar Griya. Sedangkan bangunan milik warga tidak terlihat, kecuali musala yang sempat jadi tempat para korban penggusuran bermalam selama beberapa hari. Ekskavator dan truk juga tampak di lokasi.

Pemkot Bandar Lampung menggusur Pasar Griya secara bertahap. Pascapenggusuran, para warga terlunta-lunta. Beberapa dari mereka menumpang di Kantor LBH Bandar Lampung. Beberapa lagi bertahan di lokasi penggusuran dengan menumpang di musala dan mendirikan tenda dari puing-puing.(*)

Baca juga Aksi Solidaritas, Anak-anak Korban Penggusuran Pasar Griya Baca Puisi

Laporan M Renaldy


Komentar

Komentar

Check Also

Jam Pulang Sekolah, Simpang SMAN 2-Polresta Bandar Lampung Macet Total

BANDAR LAMPING, duajurai.co – Lalu lintas di kawasan Polresta Bandar Lampung tampak macet total pada Jumat siang, …