Andi Surya Sarankan Warga Rengas Lampung Tengah Tak Hadiri Undangan KAI


ANGGOTA DPD RI Andi Surya (pakai peci) saat bertemu perwakilan warga Desa Rengas di Restoran Tahu Sumedang, Wates, Kabupaten Lampung Tengah. | Tim Andi Surya

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Anggota DPD RI Andi Surya menyarankan warga Desa Rengas, Kecamatan Bekri, Kabupaten Lampung Tengah, tidak menghadiri undangan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Saran tersebut disampaikan Andi saat bertemu perwakilan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Bersatu Desa Rengas di Restoran Tahu Sumedang, Wates, Kabupaten setempat.

“Jadi, undangan PT KAI itu anggap saja sebagai undangan menghadiri acara ulang tahun, boleh datang boleh juga tidak. (Tapi), sebaiknya tak perlu hadir karena tidak ada dasarnya. Kecuali, PT KAI bisa menunjukkan sertifikat hak milik terhadap lahan-lahan warga,” kata Andi melalui keterangan tertulisnya, Selasa, 14/8/2018.

Politikus Hanura itu mengatakan, berdasar Undang-undang Perkeretaapian, PT KAI cuma operator gerbong dan lokomatif. Sementara, pemilik rel dan lahan enam meter kiri kanan rel adalah Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Kemudian, status lahan groundkaart itu tidak masuk dalam sistem hukum nasional. Sebab, groundkaart itu produk zaman Belanda pada 1913. Masa harus mengakui sesuatu yang bukan produk hukum RI, apalagi Belanda yang pernah menjajah kita,” ujarnya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Deputi Pencegahan KPK Beri Kuliah Umum di Kantor Gubernur Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Deputi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) David Sepriwasa dan Ketua Dewan …