Soal Burung Pelatuk Bawang, BKSDA Lampung Belum Tahu Dilindungi atau Tidak


BURUNG Pelatuk Bawang yang dijual di salah satu kios buruh di kawasan Pasar Bawah, Bandar Lampung, Sabtu lalu, 11/8/2018. | Rudi Virgo/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Seksi Konservasi Wilayah (SKW) III Lampung Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu belum bisa mengambil keputusan terkait jual beli Burung Pelatuk Bawang di salah satu kios burung di kawasan Pasar Bawah, Tanjungkarang, Kota Bandar Lampung. Sebab, BKSDA belum mengetahui apakah burung tersebut termasuk satwa dilindungi atau tidak.

“Kami belum tahu (Pelatuk Bawang dilindungi atau tidak). Sebab, Peraturan Pemerintah (PP) tentang Jenis-jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi yang baru sedang digodok. Saya saja disuruh menghafal sembilan ratusan jenis burung, datanya belum tersusun,” kata Dodot Iriyanto dari SKW III Lampung di tempat kerjanya, Senin, 13/8/2018.

Dia mengatakan, pihaknya masih belum bisa mengambil tindakan terhadap orang yang memperjualbelikan maupun memiliki satwa dilindungi. Sebab, SKW III Lampung masih menunggu petunjuk dari pusat.

“Dari dirjen belum ada edaran, masih bisa diputar- putar. Seperti apa nantinya (tindakan), kami belum tahu. Kalau sudah ada surat edaran (menerangkan) begini dan begitu, baru kami mantap (bertindak),” ujarnya.

Kios burung di Jalan Pemuda, kawasan Pasar Bawah, Bandar Lampung, menjual Burung Pelatuk Bawang. Satwa tersebut dianggap salah satu jenis burung yang dilindungi pemerintah. “Saya kurang tahu apakah dilindungi atau tidak. Saya jual Pelatuk Bawang sekitar Rp1 juta per ekor,” kata Mn, penjual Burung Pelatuk Bawang.(*)

Baca Kios Burung Bandar Lampung Jual Burung Pelatuk Bawang yang Dilindungi?

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

Wagub Nunik Lepas Tim Sepakbola Lampung U-14 Ikuti Kejurnas Piala Menpora

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim melepas Tim Sepakbola Lampung U-14 untuk …