Sosialisasi di Lampung Timur, Junaidi Auly Minta Pemerintah Perbaiki Sistem Produksi


ANGGOTA Komisi XI DPR Ahmad Junaidi Auly saat “Sosialisasi Perani BI terhadap Pengendalian Inflasi dan Ekonomi Daerah” di Seputih Raman, Kabupaten Lampung Timur, Kamis, 9/8/2018. | Staf A Junaidi Auly

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Junaidi Auly meminta pemerintah pusat dan daerah untuk memperbaiki sistem produksi dan distribusi dalam rangka menjaga inflasi di setiap daerah. Menurutnya, harga bahan pokok mengalami kenaikan karena faktor produksi dan distribusi.

Hal tersebut disampaikan Junaidi saat “Sosialisasi Peran Bank Indonesia (BI) terhadap Pengendalian Inflasi dan Ekonomi Daerah”. Kegiatan tersebut berlangsung di Seputih Raman, Kabupaten Lampung Timur, Kamis, 9/8/2018.

“Secara ekonomi, harga bahan pokok naik turun itu wajar. Tapi, kalau kenaikan harga tersebut naik cukup tinggi dikhawatirkan bisa berdampak terhadap masyarakat kurang mampu, dalam hal ini daya beli,” kata dia melalui keterangan tertulisnya.

Mantan anggota DPRD Lampung itu menyatakan, inflasi nasional per Juli 2018 mencapai 2,18%, dan bahan makanan memiliki andil inflasi paling tinggi mencapai 0,18%. Dari aspek tersebut, pemerintah jangan hanya responsif terkait kebijakan atau program jangka pendek, seperti pasar murah. Tapi, juga fokus pada peningkatan produksi dan distribusi.

Dia berpendapat, rendahnya inflasi pada tahun ini bisa saja berkaitan dengan permintaan masyarakat yang menurun. Hal tersebut dilihat dari inflasi yang terus turun dari 2014 sebesar 4,93% menjadi 2,95% pada 2017 . Indikator lainnya, konsumsi rumah tangga yang hanya tumbuh pada kisaran angka 5%.

“Dari data tersebut, pemerintah harus menggairahkan ekonomi melalui kebijakan-kebijakan yang bersifat insentif. Misal, penyesuaian pajak, kemudahan birokrasi, stabilitas nilai tukar dan perluasan akses pasar, khususnya bagi UMKM,” ujarnya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Stok Menipis, Cabai Merah di Bandar Lampung Melonjak Jadi Rp32 Ribu

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Harga cabai merah di pasar tradisional di Bandar Lampung melonjak jadi Rp32 ribu …