Bertemu dengan MUI, Kemenkes Tunda Pelaksanaan Imunisasi Measles Rubella


PERTEMUAN MUI dan Kemenkes terkait vaksin Measles Rubella (MR), kemarin. | NU Online

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunda pelaksanaan imunisasi Measles Rubella (MR) yang telah dimulai awal Agustus 2018. Keputusan tersebut hasil pertemuan silaturahmi pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan Menkes Nila F Moeloek ihwal penggunaan vaksin MR produk Serum Institut of India (SII) untuk program imunisasi tersebut.

“Pertemuan itu merupakan inisiasi kedua belah pihak sebagai komitmen untuk menjamin kesehatan masyarakat dan menjamin hak beragama. Kementerian Kesehatan mengajukan surat permohonan konsultasi keagamaan, 24 Juli lalu. Kemudian, MUI bersurat kepada menkes pada 25 Juli,” kata Asrorun Niam Sholeh, Sekretaris Komisi Fatwa MUI, seperti dikutip dari NU Online, Sabtu, 4/8/2018.

Dia mengatakan, berdasar Fatwa MUI Nomor 4 Tahun 2016, imunisasi pada dasarnya dibolehkan (mubah). Hal itu sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah terjadinya suatu penyakit tertentu. Namun, vaksin untuk imunisasi wajib menggunakan yang halal dan suci.

“Penggunaan vaksin imunisasi yang berbahan haram, dan atau najis hukumnya haram. Imunisasi dengan vaksin yang haram, dan atau najis tidak dibolehkan,” ujarnya.

Namun demikian, terdapat pengecualian dalam hal ini, yaitu saat kondisi darurat. Belum ditemukan bahan vaksin yang halal dan suci; serta adanya keterangan tenaga medis yang kompeten dan dipercaya bahwa tidak ada vaksin yang halal.

“Dengan demikian, tidak bisa dikatakan bahwa vaksin yang diproduksi SII tersebut halal atau haram. Kemkes berkomitmen untuk memperhatikan aspek keagamaan dalam pelaksanaan imunisasi MR dengan konsultasi dan permohonan fatwa. Keresahan yang muncul di tengah masyarakat mengenai kesimpangsiuran informasi tentang kehalalan perlu segera direspons secara bijak, agar ada kepastian serta ada panduan keagamaan yang tepat,” kata dia.(*)

Baca juga Vaksin MR Belum Dipastikan Halal, Dinkes Lampung Tunggu Arahan Menkes


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …