4 Poin Hasil Pertemuan Kemenkes-MUI Soal Vaksin Measles Rubella


IMUNISASI measles rubella di TK Pertiwi, Pahoman, Bandar Lampung, Rabu, 1/8/2018. | Paswani/Kepala TK Pertiwi

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar pertemuan dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait vaksin Measles Rubella (MR), kemarin. Hasilnya, MUI dan Kemenkes menyepakati empat poin.

Berikut empat poin tersebut, seperti dikutip dari NU Online, Sabtu, 4/8/2018.

Pertama, Kemenkes dan Dirut PT Biofarma sebagai importir vaksin MR produksi Serum Institut of India (SII) segera mengajukan sertifikasi halal, dan permohonan fatwa tentang pelaksanaan imunisasi MR.

Kedua, Menkes Nila F Moeloek atas nama negara mengirim surat ke SII untuk memberikan dokumen terkait bahan-bahan produksi vaksin dan akses. Hal tersebut untuk auditing guna pemeriksaan halal.

Ketiga, Komisi Fatwa MUI atas permintaan Kemkes segera membahas dan menetapkan fatwa tentang imunisasi MR dengan menggunakan vaksin MR produk SII dalam waktu secepatnya.

Keempat, Kemenkes menunda pelaksanaan imunisasi MR bagi masyarakat muslim sampai ada kejelasan hasil pemeriksaan dari produsen dan ditetapkan fatwa MUI. Sementara, untuk masyarakat yang tidak memiliki keterikatan tentang kehalalan atau kebolehan secara syar’i, tetap dilaksanakan.(*)

Baca juga Bertemu dengan MUI, Kemenkes Tunda Pelaksanaan Imunisasi Measles Rubella


Komentar

Komentar

Check Also

PT BBJ Salurkan 10 Ton Beras untuk Penanggulangan Covid-19 Lamsel

KALIANDA, duajurai.co – Kepedulian pelaku usaha di Kabupaten Lampung Selatan dalam menghadapi pandemi Covid-19 kian …