Selain Lampung, Pengrajin Aceh Juga Buka Stan di Pameran FESyar


PENGRAJIN Aceh memamerkan hasil kerajinan pada pameran Festival Ekonomi Syariah di Lampung Walk, Bandar Lampung, Jumat, 3/8/2018. | M Nurul Huda/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pameran pada Festival Ekonomi Syariah (FESyar) memperlihatkan berbagai produk asal Pulau Sumatra. Selain Lampung, pameran di Sport Centre Lampung Walk, Bandar Lampung, itu juga menampilkan hasil kerajinan dari Aceh, Jumat, 3/8/2018.

“Kami di sini menjual berbagai kerajinan (Aceh), seperti kain pucuk rebung, dan kain bungo jeumpa,” kata Nailatul Amal, pengrajin dari Aceh.

Dia mengatakan, pihaknya membanderol harga bervariasi untuk kerajinan Aceh. Misal, kain, dijual mulai dari Rp600 ribu-Rp1,2 juta. Kemudian, pakaian pengantin wanita dan pengantin pria masing-masing Rp700 ribu.

“Kami ingin mengenalkan produk Aceh ke dunia. Kami juga telah ekspor ke berbagai negara, di antaranya Malaysia, Amerika Serikat, Singapura, Inggris, dan Brunei Darussalam,” ujarnya.

Nailatul menambahkan, produk yang dipamerkan merupakan hasil kerja 200 pengrajin. Waktu itu, Bank Indonesia (BI) mengumpulkan mereka yang memiliki keahlian dalam bordir. Kemudian, BI membuat program untuk membantu mereka.

“Alhamdulilah, BI beri bantuan berupa pengembangan skill (keahlian), pelatihan, dan mengasih mesin,” kata Nailatul.(*)

Baca juga Pameran FESyar, Al-Ghazali Jual Kopi Robusta Lampung Rp20 Ribu

Laporan M Nurul Huda


Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Tahun Baru, Harga Telur di Bandar Lampung Tembus Rp24 Ribu

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Harga telur ayam merangkak naik menjelang tahun baru. Kini, harganya di pasaran tembus …