Soal Campak, MUI Lampung: Vaksin Measles Rubela Belum Jelas Kehalalannya


KEPALA Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Edwin Rusli | Rudi Virgo/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung menyatakan, vaksin measles rubela (MR) masih belum jelas kehalalannya. Sebab, vaksin penyakit campak itu belum memperoleh label halal dari MUI.

“Betul, sebelum ada label halal dari MUI RI, haram atau tidak (vaksin MR) belum diketahui. Sebab, belum diajukan ke Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) MUI,” kata Sekretaris MUI Lampung KH Basyarudin Maisir kepada duajurai.co via pesan elektronik, Rabu, 1/8/2018.

Pengurus Yayasan Al Hikmah Bandar Lampung itu mengatakan, pihaknya telah mengajukan penangguhan dan penjadwalan ulang imunisasi MR. Pimpinan Al Hikmah meminta Puskesmas Rawat Inap Kedaton untuk menangguhkan pemberian vaksin MR. Imunisasi penyakit campak belum boleh dilakukan sebelum MUI mengeluarkan sertifikat halal.

“Pemberian vaksin MR setelah LPPOM MUI menerbitkan sertifikat halal,” ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Edwin Rusli mengatakan, pihaknya fokus melaksanakan imunisasi campak mulai awal Agustus hingga September mendatang. Program pemerintah itu khusus kepada anak-anak, terutama usia dini.

“Kami fokus ke seluruh sekolah hingga akhir bulan ini. Bagi anak yang belum sekolah akan diberikan imunisasi campak, bulan depan. Termasuk, di puskesmas, puskeskel, posyandu, dan rumah sakit,” kata dia.(*)

Baca juga Cegah Campak, Dinkes Lampung Beri Vaksin MR kepada 2 Juta Anak

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

Penggiat Seni Marga Telukbetung Anjang Silau ke Teluk Semaka Tanggamus

KOTA AGUNG, duajurai.co – Penggiat seni Bandar Lampung marga Telukbetung anjang silau (kunjungan) ke Teluk …