Adik Ketua MPR Ditangkap KPK, Wapres JK: Kami Prihatin


WAPRES Jusuf Kalla memberi keterangan kepada wartawan di Bandar Lampung, Sabtu, 28/7/2018 | duajurai.co/rudi virgo

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengaku prihatin atas kasus yang menimpa Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan. Meski demikian, JK meminta semua pihak menghormati proses hukum.

Zainudin ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi dugaan suap proyek infrastruktur. Sebelumnya, adik Ketua MPR Zulkifli Hasan tersebut dan sejumlah orang lainnya ditangkap KPK pada Kamis-Jumat, 26-27/7/2018 di Bandar Lampung dan Lamsel.

“Tentu kami (pemerintah) prihatin, tapi lihat dulu proses hukumnya. Tentu kita percaya kepada asas praduga tidak bersalah,” kata JK seusai membuka Rapat Kerja Nasional Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Tarbiyah-Perti) di Grand Krakatau Ballroom, Swiss Belhotel, Telukbetung Utara, Bandar Lampung, Sabtu 28/7/2018.

JK mengatakan, pemerintah menanggapi kasus yang menimpa Ketua DPW PAN Lampung tersebut tetap sesuai dengan sistem hukum yang berlaku. “Tapi semuanya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah,” ujarnya lagi kepada awak media.

Rakernas Tarbiyah-Perti yang berlangsung 27-29 Juli 2018. Hadir pula dalam acara pembukaan Ketua MPR Zulkifli Hasan dan Gubernur Lampung M Ridho Ficardo.

Saat Wapres memberi keterangan kepada wartawan, termasuk soal kasus Zainudin, Zulkifli tampak berdiri di belakangan JK.

KPK menangkap sejumlah orang penting di Lampung pada Kamis malam sampai Jumat dini hari. Mereka ialah Bupati Zainudin Hasan, Ketua Fraksi PAN DPRD Lampung Agus Bakti Nugroho, Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan Thomas Amiriko, Kadis PU Lampung Selatan Anjar Asmara, pengusaha Gilang Ramadhan yang juga caleg DPRD Lampung dari PAN, dan beberapa orang lainnya.

“Tim mengamankan uang Rp700 juta dalam pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu. Uang itu diduga terkait dengan proyek infrastruktur,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Sekretaris Jampidsus: 132 PNS di Lampung Terlibat Korupsi

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebanyak 132 pegawai negeri sipil (PNS) di Provinsi Lampung terlibat kasus korupsi. Mereka …