Jadi Tersangka Suap, Bupati Lamsel Zainudin Hasan Minta Fee Rp400 Juta


BUPATI Lampung Selatan Zainudin Hasan saat tabligh akbar di Desa Palas Jaya, Kecamatan Palas, beberapa waktu lalu. | Diskominfo Lampung Selatan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan empat orang sebagai tersangka dugaan suap terkait pengadaan barang dan jasa di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) setempat. Mereka adalah Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Zainudin Hasan, Ketua Fraksi PAN DPRD Lampung Agus Bhakti Nugroho, Kadis PU-PR Lampung Selatan Anjar Asmara, dan seorang pengusaha bernama Gilang Ramadhan.

Berdasar dokumen yang diterima duajurai.co pada Jumat malam, 27/7/2018, Zainudin meminta Anjar untuk berkoordinasi dengan Agus terkait fee proyek. Anjar kemudian mengumpulkan fee proyek tersebut sebagai dana operasional, atau dana taktis Dinas PU-PR setempat. Dana taktis itu diduga penggunaannya sebagian besar untuk keperluan Zainudin.

Saat operasi tangkap tangan (OTT), tim KPK menyita uang sebanyak Rp200 juta dari Agus. Uang sebesar itu diduga terkait bagian dari permintaan Zainudin kepada Anjar sekitar Rp400 juta. KPK menduga, uang Rp200 juta itu berasal dari pencairan uang muka untuk empat proyek senilai Rp2,8 miliar.

“Empat proyek tersebut, yaitu lelang box culvert Waysulan yang dimenangkan CV Langit Biru, lelang rehabilitasi ruang jalan banding Kantor Camat Rajabasa dimenangkan CV Langit Biru, lelang peningkatan ruas jalan kuncir curug dimenangkan oleh CV Menara 9, serta lelang peningkatan ruas jalan lingkar dusun tanah luhur batas kota yang dimenangkan CV Laut Merah,” demikian tertulis dalam dokumen.

Sebelumnya, KPK menangkap sejumlah orang penting di Lampung, Jumat dini hari tadi. Mereka ialah Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan, Ketua Fraksi PAN DPRD Lampung Agus Bakti Nugroho, Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan Thomas Amriko, Kadis PU Lampung Selatan Anjar Asmara, dan seorang pengusaha Gilang Ramadhan yang juga caleg DPRD Lampung dari PAN.

“Tim mengamankan uang Rp700 juta dalam pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu. Uang itu diduga terkait dengan proyek infrastruktur,” kata Juru Bicara (Jubir) KPK Febri Diansyah.(*)

Baca juga KPK Tetapkan Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan Jadi Tersangka


Komentar

Komentar

Check Also

Sidang Korupsi PU-PR Lamsel: Dipeluk Barita Uli Siregar, Agus BN Spontan Terisak

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Tanjungkarang menggelar sidang perdana terhadap Agus Bhakti Nugroho (BN), …