Tak Punya Tempat Tinggal, Korban Penggusuran Pasar Griya Dirikan Tenda di Kantor Wali Kota


SEJUMLAH warga masih bertahan di lokasi pascapenggusuran Pasar Griya, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung, Selasa, 24/7/2018. | M Nurul Huda/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Para korban penggusuran Pasar Griya akan mendirikan tenda di kompleks Kantor Wali Kota Bandar Lampung Herman HN mulai malam nanti, Selasa, 24/7/2018. Mereka terpaksa menginap di sana karena tak punya tempat tinggal pascapenggusuran Pasar Griya, Kecamatan Sukarame, pagi tadi.

“Kami akan bangun tenda untuk bermukim. Sampai kapan? Sampai Herman HN memberikan dan mengembalikan hak mereka,” kata Chandra Muliawan, Wakil Direktur LBH Bandar Lampung, kepada duajurai.co via WhatsApp, Selasa siang.

Dia mengatakan, semua korban penggusuran akan tinggal di tenda. Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga bermalam di sana. “Soal makan dan lain-lain, mereka akan mandiri. Beberapa jaringan juga membantu untuk kebutuhan korban penggusuran,” ujarnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung kembali menggusur Pasar Griya, pagi tadi. Situasi tak terkendali karena warga bersama para aktivis menghalangi penggusuran. Saling dorong dan adu mulut antara warga dengan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) tak terhindarkan.(*)

Baca juga Pasar Griya Rata dengan Tanah, Korban Penggusuran Berkumpul di Musala


Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Tahun Baru, Chandra Mal Boemi Kedaton Diskon Snack-Minuman

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Supermarket Chandra Mal Boemi Kedaton (MBK) memberikan harga spesial untuk aneka makanan ringan …