Peneliti Balitbangda: Petani Kopi Lampung Barat Berpotensi Sejahtera


Peneliti Balitbangda Provinsi Lampung bersama petani kopi saat menghadiri Festival kopi Lampung Barat 2018 /Humas Pemerintah Provinsi Lampung

LAMPUNG BARAT, duajurai.co – Tim perencana dari Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Lampung menyatakan, sinergi dan kolaborasi antar stakeholders dan pemangku kepentingan berpotensi menjadikan petani kopi Lampung Barat sejahtera dan kaya.

Salah satu fungsional peneliti muda Balitbangda Lampung Henita Astuti mengatakan, pihaknya menangkap peluang riset pengembangan Kopi Robusta berkelanjutan. Hal itu diungkapkannya saat menghadiri perhelatan Festival Kopi Lambar 21-23 Juli 2018.

“Dengan didukung peran dan fungsi Balitbangda dalam bentuk riset aksi implementasi, diharapkan masing-masing stakeholders baik akademisi, pengusaha, pemerintah, masyarakat, asosiasi perkopian dan lembaga Independent SCOPI bersama media berperan, diharapkan dapat mewujudkan petani yang sejahtera dan kaya,” kata Henita melalui surat elektronik yang diterima duajurai.co dari Biro Humas Pemprov Lampung Selasa, 24/7/2018.

Hernita adalah salah satu praktisi Master Trainer SCOPI (Sustainable Coffee Platform Indonesia) atau lembaga yang berkiprah dalam hal pengembangan perkebunan kopi berkelanjutan. Sejauh ini, SCOPI telah membina komunitas petani, diantaranya Master Trainer “Nana” dari SCOPI di Lampung Barat.

Sementara itu, Bupati Lambar Parosil Mabsus mengatakan, masalah utama yang terjadi saat ini adalah mengenai produktifitas kopi menurun, dan perlu perbaikan kualitas kopi agar dapat mempertahankan keberadaan kopi Lambar.

“Masalah lain yang dihadapi umumnya disebabkan perubahan iklim, umur tanaman yang sudah kurang produktif dan adopsi teknologi yang belum merata. Selain itu, juga soal pengetahuan SDM petani yang masih terbatas,” jelas Parosil.

Direktur SCOPI Veronica Herlina menambahkan, pihaknya sangat apresiatif terhadap besarnya dukungan Pemerintah Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Barat. Pihaknya siap bergandengan tangan untuk menghasilkan petani kopi terlatih dengan menerapkan teknologi budidaya dan pasca panen kopi yang baik.

“Salah satunya, dengan mengoptimalkan peran Master Trainer Kopi Robusta di Provinsi Lampung,” ujar Veronica.

Festival Kopi Lambar diawali dengan acara penanaman bibit kopi unggul oleh Ketua MPR RI Zulkifli Hasan bersama Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI Bambang, didampingi Bupati dan Wakil Bupati, Gubernur Lampung yang diwakili oleh Kadis Perkebunan dan Peternakan Provinsi Lampung Dessy Romas. Acara berlangsung di Kampung Kopi Rigis Jaya, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Lampung Barat.(*)

 


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …