LAdA Galang Solidaritas Penanganan Anak Korban Penggusuran Pasar Griya


SEORANG ibu menangis menggendong anaknya saat penggusuran Pasar Griya, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung, Selasa, 23/7/2018. | M Nurul Huda/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Lembaga Advokasi Anak (LAdA) Lampung akan menggalang solidaritas penanganan bagi anak-anak korban penggusuran Pasar Griya, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung. Anak-anak di sana dipandang mengalami trauma karena menyaksikan langsung tempat tinggalnya dirobohkan.

“Jika Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung abai terhadap hak anak, LAdA akan menggalang solidaritas penanganan untuk anak korban penggusuran Pasar Griya,” kata Direktur LAdA Lampung Turaihan Aldi kepada duajurai.co via WhatsApp, Selasa, 24/7/2018.

Dia mengatakan, saat ini, anak-anak korban penggusuran dalam kondisi trauma. Mereka butuh perlindungan, baik fisik maupun pemulihan secara psikis. “Pemerintah harus bertanggung jawab terhadap kelangsungan pendidikan, layanan tempat tinggal, kesehatan, dan pemulihan psikis anak-anak korban penggusuran,” ujarnya.

Pemkot Bandar Lampung kembali menggusur Pasar Griya, pagi tadi. Situasi tak terkendali karena warga bersama para aktivis menghalangi penggusuran. Sejumlah ibu yang memiliki balita dan anak-anak berlindung di musala setempat. Raut wajah mereka terlihat tegang. Beberapa balita menangis histeris digendongan sang ibu.(*)

Baca juga Tak Punya Tempat Tinggal, Korban Penggusuran Pasar Griya Dirikan Tenda di Kantor Wali Kota


Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Tahun Baru, Chandra Mal Boemi Kedaton Diskon Snack-Minuman

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Supermarket Chandra Mal Boemi Kedaton (MBK) memberikan harga spesial untuk aneka makanan ringan …