Bimtek Soal Jalan-Jembatan, Pemprov Lampung Ingin Pelaksana Lapangan Lebih Profesional


Dinas PUPR Provinsi Lampung menggelar Bimtek soal jalan dan jembatan /ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Lampung menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan, di Hotel Arnes Central, Selasa, 24/7/2018. Bimtek tersebut guna meningkatkan pengetahuan tentang kebijakan pemrograman jalan dan jembatan, kualitas pekerjaan, serta mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja.

Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, mengatakan, pelatihan ini bertujuan mendapatkan SDM yang handal.

“Saya kira pelatihan ini cukup strategis dan bermanfaat dengan tujuan mendapatkan SDM yang profesional dan handal, sesuai dengan peran dan juga fungsinya,” ujar Taufik melalui surat elektroniknya.

Taufik mengingatkan, agar komitmen tersebut mesti dilaksanakan, mengingat jalan dan jembatan sebagai konektivitas antar wilayah yang mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kita tahu, posisi kita mengawal kegiatan proyek pemerintah, maka kita harus punya satu komitmen yang paling penting. Komitmen kita adalah mutu dan kualitas yang baik, untuk mencapai itu kita harus profesionalisme,” uajrnya.

“Apalagi, yang ikut bimtek ini orang teknis di lapangan semua, bukan pengambil kebijakan ditingkat atas. Orang teknis harus bekerja keras, bergerak cepat, dan bertindak tepat,” sambungnya.

Sekretaris Dinas PUPR Provinsi Lampung, Rony Witono menambahkan, bimtek tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman personil yang menangani pemeliharaan jalan dan jembatan di lingkungan Dinas PUPR agar lebih baik, serta meningkatkan SDM yang handal.

“Bimtek ini guna menggali dan bertukar informasi tentang tugas dalam melaksanakan kegiatan pemeliharaan jalan dan jembatan sehingga hasil yang didapat berkualitas dan bermutu,” ujan Rony.

Pemeliharaan jalan dan jembatan sendiri dilakukan untuk menekan laju kerusakan. Menurutnya. masalah yang sudah pasti terjadi yakni begitu jalan itu mulus langsung ramai yang memakainya, bahkan diantara pengguna jalan banyak yang tidak disiplin terhadap muatan.

“Belum lagi masalah cuaca. Tetapi paling tidak, ada upaya dari kita untuk meningkatkan kemampuan SDM di lapangan. Sehingga pada saat jalan sudah diperbaiki atau dibanguan, metode dan langkah pemeliharaan itu sudah sesuai ketentuan teknis,” kata dia.

Dinas PUPR Lampung optimistis jalan mantap di Bumi Ruwa Jurai ini dengan target 80% di tahun 2018, akan segera tercapai, karena di akhir tahun 2017 saja, jalan mantap Lampung sudah mencapai 77,2%.

“Dengan kondisi ini, mudah-mudahan bisa kita capai. Pak Gubernur juga mengusulkan kepada kita semua agar membuat lompatan-lompatan besar terhadap pencapaian target itu,”imbuhnya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …