Jelang Iduladha, Harga Kambing Kurban di Bandar Lampung Naik Rp300 Ribu


Kios pedagang kambing di Jalan Cut Nyak Dien, Bandar Lampung | Renaldy /duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Menjelang Hari Raya Iduladha, harga kambing kurban di Bandar Lampung mulai mengalami kenaikan. Selisih harganya mencapai Rp200-300 ribu per ekor, dibanding pada hari biasanya.

“Saya kalau jual (kambing), cara menentukan harganya dari ukuran besar kecilnya, tak ditimbang. Kalau yang kecil harganya kisaran Rp1,7 juta, dan yang besar sekarang kisaran Rp2 juta,” kata Ncun, pedagang kambing di Jalan Cut Nyak Dien, Bandar Lampung, saat ditemui duajurai.co, Jumat siang, 20/7/2018.

Ncun menuturkan, meski pengawasan dari Pemda terhadap hewan kurban cukup ketat, namun tidak ada perawatan atau perlakuan khusus terhadap kambing yang dijualnya. Ia hanya memberi makan kambingnya seperti biasa. “Kalau kambing punya saya, diberi makan rumput aja, gak ada perlakuan khusus,” ujarnya.

Kambing yang dijual Ncun bukan hasil ternak sendiri. Ia membelinya dari Pulau Jawa dan ada juga yang yang dibeli di wilayah Pulau Sumatra. “Tergantung pasaran aja. Kalau pasarannya enak di sana (Pulau Jawa), ya beli di sana,” ujar Ncun.

Tikno, pedagang kambing di Jalan Morotai, Sukarame, juga mengatakan kenaikan harga menjelang lebaran Iduladha sudah sering terjadi, dan menjadi hal yang biasa. “Di mana-mana begitu, pas mau lebaran harga naik, namanya juga dagang,” ujarnya. (*)

Laporan M Renaldy


Komentar

Komentar

Check Also

Jalan Sehat Sarungan, Prof KH Moh Mukri: Sarung Ekspresi Kebebasan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung mengadakan Jalan Sehat Sarungan (JSS), Minggu, …