AMPG Lampung Laporkan Orator KRLUPB ke Polda


Sekretaris PD AMPG Lampung M Fadlil (kanan) dan kuasa hukumnya Arinal Djunaidi, Ginda Ansori saat melapor ke Polda Lampung, Jumat, 20/7/2018 | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Provinsi Lampung melaporkan Rifki Indrawan alias Apang, aktivis Koalisi Rakyat Lampung untuk Pemilu Bersih (KRLUPB), ke Polda Lampung, Jumat, 20/7/2018. Laporan diterima sentra pelayanan kepolisian (SPK) Polda Lampung dengan nomor STTPL/1066/VII/2018/Lpg/SPKT.

AMPG menilai Apang melakukan ucapan kebencian dan penghasutan dengan mengajak massa mengepung kediaman Arinal Djunaidi, calon gubernur Lampung terpilih. Tindakan tersebut dilakukan saat Apang melakukan orasi dalam unjuk rasa KRLUPB di depan Kantor Gakkumdu, Jalan Jenderal Sudirman, Rawa Laut, Bandar Lampung, Kamis, 19/7/2018.

“Kami laporkan yang bersangkutan, Apang, atas ucapannya yang mengajak untuk mengepung kediaman Arinal Djunaidi. Karena ucapannya termasuk ke dalam ujaran kebencian dan provokasi kepada masyarakat,” kata Sekretaris PD AMPG Lampung M Fadlil dalam keterangan persnya.

Menurutnya, penyampaian aspirasi harus menaati aturan hukum. “Kami taat dan patuh terhadap aturan hukum yang berlaku. Maka (pelaporan) ini bagian dari ketaatan hukum,” ujarnya.

Kuasa Hukum Arinal Djunaidi, Ginda Ansori Wayka mengatakan, bahwa perseorangan atau kelompok memasuki rumah tanpa izin merupakan tindak pidana.

“Masuk dalam pekarangan tanpa izin saja pun dapat dipidana. Pasal 167 ayat (1) KUHP menyatakan barang siapa memaksa masuk ke dalam rumah, ruangan atau pekarangan tertutup yang dipakai orang lain dengan melawan hukum atau berada di situ dengan melawan hukum, dan atas permintaan yang berhak atau suruhannya tidak pergi dengan segera, diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah,” jelasnya.


Komentar

Komentar

Check Also

Polresta Bandar Lampung Bantah Soal Kabar e-CCTV

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandar Lampung membantah ihwal kabar uji coba …