Soal Penggusuran Pasar Griya Sukarame, Wakil Rakyat Ingkar Janji kepada Warga


SEJUMLAH warga masih bertahan di kawasan Pasar Griya, Sukarame, Bandar Lampung, Kamis, 19/7/2018. | Rudi Virgo/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Anggota DPRD Kota Bandar Lampung ingkar janji kepada warga yang tinggal di kawasan Pasar Griya, Kecamatan Sukarame. Wakil rakyat dimaksud tidak memenuhi janjinya yang akan memediasi warga setempat dengan Pemkot Bandar Lampung terkait penggusuran Pasar Griya.

“Kami pernah audensi dengan DPRD. Katanya, mau bantu kami mempertemukan dengan pihak Pemkot. Lalu, anggota dewan di sana janji mau pelajari masalah lahan ini ke Badan Pertanahan Nasional (BPN). Tapi, sampai sekarang enggak ada kejelasan,” kata Hasan (42), warga setempat, di kompleks Pasar Griya, Kamis, 19/7/2018.

Pemkot Bandar Lampung akan menggusur Pasar Griya, Jumat besok, 20 Juli 2018. Rencananya, penggusuran mulai dilakukan pada pagi hari, sekitar pukul 07.00 WIB. Nantinya, lahan pasar tradisional itu bakal menjadi kantor kejaksaan.

Pantauan duajurai.co, sejumlah warga tampak masih bertahan kendati digusur, besok. Mereka terlihat beraktivitas seperti biasa. Namun, beberapa rumah tampak ditinggalkan penghuninya. Anak-anak kecil terlihat bermain dekat bangunan yang roboh.(*)

Baca juga Lusa, Pemkot Bandar Lampung Gusur Pasar Griya Sukarame

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Tahun Baru, Chandra Mal Boemi Kedaton Diskon Snack-Minuman

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Supermarket Chandra Mal Boemi Kedaton (MBK) memberikan harga spesial untuk aneka makanan ringan …