Soal Limbah Tinja, Swasta Tak Bayar ke PD Kebersihan Bandar Lampung


DIREKTUR PD Kebersihan Bandar Lampung Zainul Bahri | Rudi Virgo/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sejumlah perusahaan swasta yang membuang limbah tinja ke Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Kelurahan Bakung, Telukbetung Barat, ternyata tidak membayar ke Perusahaan Daerah (PD) Kebersihan Kota Bandar Lampung. Padahal, mereka relatif sering membuang limbah kotoran manusia di sana.

“Ada empat perusahaan yang membuang (limbah tinja) di sana. Tapi, dua perusahaan tidak pernah setor kepada kami. Keduanya, CV Cerdas Group di Untung Suropati dan CV Mandiri Baru di Kemiling. Dua perusahaan itu yang bandel,” kata Direktur PD Kebersihan Bandar Lampung Zainul Bahri di kantornya, Kamis, 12/7/2018.

Menurutnya, pihak swasta hanya menyetor ke Kantor TPA Bakung. Padahal, sejak terbentuk PD Kebersihan, IPLT Bakung menjadi tanggung jawab PD Kebersihan. Bukan lagi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup setempat maupun TPA Bakung. “Tidak setor ke sini. Mereka bayar di Kantor TPA Bakung, bukan kepada kami,” ujarnya.

Zainul menambahkan, PD Kebersihan dibentuk berdasar peraturan daerah (perda) setempat pada 1 Juli 2017. Namun, kewenangan yang diberikan pemerintah belum sesuai dengan perda. “jika mengacu perda, seluruhan diserahkan ke PD Kebersihan. Tapi, sebagian belum bisa dilepaskan dinas terkait,” kata dia.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Lingkungan Hidup setempat siap untuk menambah lahan terkait limbah tinja. Pemkot mengakui bahwa Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di TPA Bakung tidak memadai untuk jangka panjang.(*)

Baca juga Soal Limbah Tinja, Pemkot Bandar Lampung Siap Tambah Lahan

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

Eskalator Tak Berfungsi, UPT Pasar Bambu Kuning: Kurang Daya

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Bambu Kuning Trade Centre tidak memfungsikan sebanyak enam …