Pemprov Lampung Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Berkedok Undian


Kepala Dinsos Lampung Sumarju Saeni | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas sosial (Dinsos) setempat mengimbau masyarakat agar waspada dengan maraknya modus pengumpulan uang atau barang (PUB). Juga penipuan berkedok undian gratis berhadiah (UGB).

Hal tersebut terungkap dalam sosialisasi tentang undian gratis berhadiah dan pengumpulan barang atau barang. Sosialisasi berlangsung di Hotel Urban, Kabupaten Pringsewu, beberapa waktu lalu.

“Saya harap, masyarakat lebih ekstra waspada. Hampir seriap hari, bahkan setiap bulan tentu masyarakat mendapatkan pesan singkat berkedok hadiah uang. Hal yang tidak mungkin berkaitan dengan diri kita itulah yang tidak perlu ditanggapi,” kata Kepala Dinsos Lampung Sumarju Saeni, seperti dikutip dari laman Pemprov Lampung, Kamis, 12/7/2018.

Dia mengatakan, masyarakat perlu memahami prosedur dan tata cara penyelenggaraan undian dan pengumpulan uang/barang. Dengan demikian, tidak mudah tertipu dengan iming-iming hadiah yang berkedok undian gratis berhadiah.

Berdasar UU 54/1954, lanjutnya, penyelenggaraan undian harus mendapatkan izin dari Kementerian Sosial (Kemensos). Izin undian sekarang dapat di-upload ke https://simppsdbs.kemsos.go.id. Pajak penyelenggaraan undian sebesar 10% dari total nilai hadiah. “Pajak tersebut untuk usaha-usaha kesejahteraan sosial,” ujarnya.

Sedangkan pengumpulan uang atau barang diatur dalam UU 9/1961. Tujuannya, untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. “Dengan demikian, penyelenggaraan pengumpulan uang atau barang dari masyarakat diperlukan izin terlebih dahulu dari pejabat yang berwenang secara berjenjang sesuai dari lingkup wilayahnya,” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Nunik Sidak Kapal Asing di Keramba Jaring Apung Pulau Siuncal

PESAWARAN, duajurai.co – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim didampingi Penjabat (Pj) Sekretaris Provinsi (Sekprov) Lampung …