Soal SDGs, Damar Lampung Gelar Konsultasi Daerah Multi Pemangku Kepentingan


ACARA ”Konsultasi Daerah Multi Pemangku Kepentingan Mewujudkan SDGs yang Responsif Gender, Inklusif, dan Transformatif” di Pusiban Pemkab Lampung Timur, Rabu, 11/7/2018. | Damar

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Lembaga Advokasi Perempuan Damar bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lampung Timur menggelar ”Konsultasi Daerah Multi Pemangku Kepentingan Mewujudkan SDGs yang Responsif Gender, Inklusif, dan Transformatif”. Kegiatan tersebut berlangsung di Pusiban Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur, 11-12 Juli 2018.

“(Acara itu) guna mendorong komitmen pemerintah daerah mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs) mengatasi masalah ketimpangan gender, kemiskinan, dan permasalahan masyarakat, khususnya perempuan, anak, penyandang disabilitas, serta kelompok-kelompok rentan lainnya,” kata Direktur Eksekutif Damar Sely Fitriani melalui keterangan tertulisnya, Rabu, 11/7/2018.

Dia mengatakan, implementasi SDGs daerah dilakukan salah satunya dalam bentuk Rencana Aksi Daerah (RAD) SDGs. RAD melibatkan multi pihak untuk memetakan persoalan perempuan, anak, penyandang disabilitas, dan kelompok marginal/rentan lainnya. Sehingga, prinsip no one left behind memberikan pesan utama agar implementasi dan pencapaian SDGs selalu memastikan kelompok rentan, minoritas, dan marginal.

“Kami menghadirkan sejumlah narasumber dalam kegiatan tersebut. Beberapa di antaranya pihak United Nations Development Programme (UNDP), Bappeda Provinsi Lampung, Bappeda Lampung Timur, dan penegak hukum. Kemudian, mantan Komisioner Komnas HAM Siti Noor Laila dan akademisi FISIP Unila Ikram,” ujar Sely.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Respons Laporan Masyarakat, Nanang Ermanto Kaget Lihat SDN Siring Babaran

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto meninjau SD Negeri Siring …