Beredar Kabar Raja Salman Tambah Kuota Haji, Kemenag Lampung: Itu Hoax


Jemaah calon haji | ilustrasi/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Lampung memastikan hoax (berita bohong) ihwal kabar penambahan kuota haji Indonesia dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz. Warta mengenai peningkatan kuota haji Indonesia menjadi 100 ribu per jemaah beredar di media dan WhatsApp menjelang pemberangkatan jemaah calon haji.

“Itu hoax. Memang informasi hoax semacam itu selalu beredar setiap tahun, terutama menjelang pemberangkatan haji,” kata Kasubbag Informasi dan Humas Kemenag Lampung Istutiningsih saat dikonfirmasi duajurai.co via telepon, Senin, 9/7/2018.

Dia meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi semacam itu. Masyarakat sebaiknya melakukan konfirmasi bila menerima kabar yang mirip. “Jadi, jangan mudah percaya, harus dicari tahu dahulu kebenarannya,” ujarnya.

Apalagi, lanjut Istutiningsih, informasi tersebut menyangkut kebijakan negara, dalam hal ini pemerintah Arab Saudi. Jika itu benar, pasti ada pemberitahuan secara resmi. Kalau belum ada surat resmi, maka tidak ditindaklanjuti.

“Berita-berita seperti itu sudah beberapa kali kami klarifikasi. Kami juga selalu memberikan imbauan terkait itu. Kami minta masyarakat agar jangan mudah percaya informasi yang tak jelas asal usulnya,” kata dia.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa Raja Salman memerintahkan Kementerian Haji Arab Saudi agar menambah kuota haji Indonesia sebanyak 100 ribu per tahun pada 2018. Indonesia akan diberi kuota sekitar 30%-40% dari kapasitas haji yang sekitar 3-4 juta jemaah per musim haji.

Bahkan, juga dituliskan nomor porsi Haji Reguler tahun 2018 hingga 2030. Nomor porsi itu bisa dilihat dengan alamat www.kemenag.go.id. Dengan memasukkan nomor porsi, maka akan terlihat tanggal keberangkatan jemaah calon haji.(*)

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …