Datangi Bawaslu, Habiburokhman Laporkan Politik Uang Pilgub Lampung


Habiburokhman (kemeja putih) dan tim pemenangan M Ridho Ficardo-Bachtiar Basri memperlihatkan laporan dugaan politik uang di Kantor Bawaslu Lampung, Senin, 2/7/2018. | Rudi Virgo/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Ketua Dewan Pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Habiburokhman mendatangi Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Lampung, Senin, 2/7/2018. Dia sebagai kuasa hukum tim pemenangan M Ridho Ficardo-Bachtiar Basri melaporkan dugaan politik uang dalam Pilgub Lampung.

“Kami menyampaikan perbaikan laporan soal politik uang yang terjadi secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) hampir di seluruh kabupaten/kota di Lampung. Ada 13 laporan, bukti kami banyak sekali,” kata Habiburokhman.

Menurut Ketua Bidang Advokasi dan Hukum DPP Partai Gerindra itu, pelaku yang melakukan politik uang secara TSM dapat dikenakan diskualifikasi. Hal tersebut sebagaimana diatur dalam Peraturan Bawaslu Nomor 13 Tahun 2017 tentang Tata Cara Penanganan Pelanggaran Administrasi terkait Larangan Memberikan dan/atau Menjanjikan Uang atau Materi Lainnya yang Dilakukan Secara Terstruktur, Sistematis, dan Masif dalam Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota.

“Hukum mengancam secara tegas pelaku politik uang yang dilakukan secara TSM. Sanksinya sangat tegas, yaitu diskualifikasi. Kami berharap, apa yang kami laporkan dapat ditindaklanjuti oleh Bawaslu Lampung,” ujarnya.(*)

Baca juga Kasus Politik Uang, Bawaslu Lampung: Bukan Soal Berani, tapi Terbukti atau Tidak

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

Survei Pilkada Lampung Selatan, Rakata: Tony Eka Lawan Kuat Nanang Ermanto

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Hasil survei Rakata Institute menyebutkan, petahana Nanang Ermanto cukup kuat untuk terpilih kembali …