119 Desa di Lampung Masih Tertinggal


PENJABAT Sekprov Lampung Hamartoni Ahadis menjadi inspektur upacara di Lapangan Korpri, kompleks Kantor Gubernur Lampung, Senin, 2/7/2018. | Humas Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebanyak 119 desa di Provinsi Lampung dinyatakan masih tertinggal. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus berusaha mengentaskan desa tertinggal melalui program Gerakan Membangun Desa Sai Bumi Ruwa Jurai (Gerbang Desa Saburai).

Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Provinsi (Sekprov) Lampung Hamartoni Ahadis saat upacara mingguan. Upacara berlangsung di Lapangan Korpri, kompleks Kantor Gubernur Lampung, Senin, 2/7/2018.

“Saat ini, 261 dari 380 desa tertinggal di Provinsi Lampung sudah terentaskan. Tersisa 119 desa tertinggal yang harus dientaskan sampai 2019,” kata Hamartoni melalui surat elektronik yang diterima duajurai.co, hari ini.

Dia mengatakan, tahun ini, sebanyak 2.435 desa yang tersebar di 227 Kecamatan dan 13 kabupaten di Provinsi Lampung mendapat alokasi dana desa sebesar Rp2,08 triliun. Dana sebanyak itu akan dibagikan secara bertahap. Penerimaan tahap pertama sekitar Rp392 juta.

Menurutnya, pemberian bantuan dana langsung di desa-desa tertinggal untuk pembangunan sarana dan prasarana. Selain memberi bantuan, pihaknya juga mendorong masyarakat desa tertinggal berpartisipasi melalui penyiapan swadaya.

“Mendorong pembangunan desa-desa mandiri dan berkelanjutan yang memiliki ketahanan sosial, ekonomi, dan lingkungan untuk mengurangi kesenjangan antara desa dan kota,” ujarnya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

PT BBJ Salurkan 10 Ton Beras untuk Penanggulangan Covid-19 Lamsel

KALIANDA, duajurai.co – Kepedulian pelaku usaha di Kabupaten Lampung Selatan dalam menghadapi pandemi Covid-19 kian …