Demo, Sejumlah Elemen Tuntut Pilgub Lampung Ulang


AKTIVIS Humanika Lampung Basuki (membelakangi kamera) berorasi saat berunjuk rasa di Bundaran Tugu Adipura, Bandar Lampung, Sabtu siang, 30/6/2018. | Rudi Virgo/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Puluhan orang dari sejumlah elemen berunjuk rasa di Bundaran Tugu Adipura, Enggal, Kota Bandar Lampung, Sabtu siang, 30/6/2018. Dalam aksi tersebut, massa menuntut pemungutan suara ulang untuk Pilgub Lampung karena diwarnai dugaan politik uang.

“Tuntutan kami cuma dua. Pertama, gelar pemilu ulang. Kedua, diskualifikasi paslon nomor urut tiga Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim. Rebut legitimasi rakyat, uang bukan segalanya. Jika semua diatur dengan uang, maka bahaya. Kalau (masyarakat) di kota ini pintar, uangnya diambil, tapi tidak memilihnya. Ini sudah rahasia umum,” kata Basuki dari Himpunan Masyarakat untuk Kemanusiaan dan Keadilan (Humanika) Lampung saat berorasi.

Almunus Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila) itu mengatakan, realitas Pilgub Lampung merupakan cerminan bahwa etika politik telah dikangkangi. Demokrasi hanya sekadar lelucon dan syahwat berkuasa dengan menghalalkan segala cara. “Karena itu, pilihannya adalah lawan, tetap semangat kawan-kawan,” teriak Basuki melalui pengeras suara.

Pantauan duajurai.co, selain Humanika, sejumlah lembaga lain juga turut dalam demonstrasi di sana. Beberapa di antaranya Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), JRKM, FPML, dan OPTR. Aksi tersebut mendapat pengawalan dari anggota kepolisian setempat. Rencananya, setelah dari Bundaran Tugu Adipura, massa akan mendatangi Kantor Bawaslu Lampung.(*)

Baca juga Pascademo Pilgub, Polisi-TNI Jaga Kantor Bawaslu Lampung

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

Pilkada Metro, Andi Surya Harap KPU-Bawaslu Profesional dan Adil

METRO, duajurai.co – Bakal Calon Wali Kota Metro Andi Surya menghadiri acara peluncuran Pilkada Metro …