Bawaslu Lampung Mendata 11 Kasus Politik Uang


Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung mendata sekitar 11 kasus politik uang. Jumlah tersebut berdasar laporan dari panwaslu kabupaten/kota.

“Belum registrasi. Total keseluruhan ada 11 kasus politik uang, dan satu kampanye di luar jadwal,” kata Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah kepada duajurai.co via pesan elektronik, Kamis, 28/6/2018.

Dia merinci, 11 kasus politik uang tersebut, yaitu Bandar Lampung sebanyak 1 kasus, Pesawaran dan Pringsewu masing-masing satu kasus. Kemudian, Tanggamus sebanyak empat laporan, Lampung Tengah tiga laporan, dan Lampung Timur satu laporan. Sedangkan kampanye di luar jadwal di Provinsi Lampung.

Sebelumnya, para simpatisan tiga paslon gubernur-wakil gubernur Lampung berunjuk rasa di Kantor Bawaslu setempat, siang tadi. Dalam demo tersebut, massa meminta Bawaslu bersikap tegas, yakni membatalkan paslon Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim. Sebab, pasangan tersebut diduga melakukan politik uang, sehingga menciderai demokrasi di Lampung.(*)

Baca Temui Pedemo, Fatikhatul Khoiriyah: Pembatalan Arinal-Nunik Sedang Diproses

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

Pilkada Metro, Andi Surya Harap KPU-Bawaslu Profesional dan Adil

METRO, duajurai.co – Bakal Calon Wali Kota Metro Andi Surya menghadiri acara peluncuran Pilkada Metro …