Soal Kecurangan Pilkada Pakai Suket, Disdukcapil Lampung: Tak Ada Suket Sebelum Perekaman


Kepala Disdukcapil Lampung Achmad Saefullah | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Provinsi Lampung mengantisipasi potensi kecurangan pilkada menggunakan Surat Keterangan (Suket) KTP Sementara. Antisipasi tersebut, yakni tidak akan menerbitkan Suket sebelum perekaman KTP Elektronik (e-KTP).

“Suket tanpa perekaman tidak diizinkan terbit. Kecuali, Suket untuk pemilih pemula yang masuk usia 17 tahun pada 27 Juni mendatang, maka bisa langsung dapat Suket meski belum perekaman. Suketnya bisa langsung dipakai untuk nyoblos,” kata Kepala Disdukcapil Lampung Achmad Saefullah saat ditemui di Balai Keratun, kompleks Pemprov Lampung, Senin, 25/6/2018.

Mantan Kasat Pol PP Lampung itu mengatakan, Suket yang telah lama terbit juga bisa digunakan untuk menyalurkan suara. Dengan catatan, e-KTP yang bersangkutan belum tercetak. “Suket masih berlaku selama yang bersangkutan masih tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT),” ujar dia.

Menurutnya, potensi kecurangan dalam pilkada menggunakan Suket tidak terlalu menjadi ancaman. Sebab, di tempat pemungutan suara (TPS) tercatat pemilih yang masuk DPT. “Apabila mencoblos di tempat lain, mesti punya formulir A5. Jadi, tidak bisa (main) curang pakai Suket,” kata Achmad.

Selain itu, pihaknya juga mengerahkan pemantau ke disdukcapil kabupaten/kota di Lampung. Hal tersebut berkaitan kerja sama dengan KPU terkait pemutakhiran data. “Dengan kata lain, untuk pemberian informasi ada atau tidak Nomor Induk Kependudukan (NIK) seseorang, dan berbagai pelayanan yang lain,” ujarnya.(*)

Baca juga Masa Tenang, Bawaslu Lampung Terima 6 Laporan Politik Uang

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Riset, Mahasiswa UBL Tanya Sikap PKS Soal Pejabat Publik Korupsi

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebanyak 10 mahasiswa FISIP Universitas Bandar Lampung (UBL) mewawancarai pengurus DPW …